Tidak seperti keju yang biasanya dibuat dari susu sapi, kambing, atau kerbau, salah satu keju termahal di dunia, moose cheese, menggunakan susu rusa elk. Satu-satunya peternakan yang menghasilkan keju ini adalah The Elk House yang berlokasi di Swedia.
Peternakan ini memiliki tiga ekor rusa betina yang tiap ekornya menghasilkan sekitar satu galon susu per hari. Jauh lebih sedikit dibanding sapi yang rata-rata mampu menghasilkan 8 galon susu tiap hari. Selain jumlah susu yang tidak banyak, memerahnya pun perlu trik khusus. Rusa harus diperah dalam keadaan hening. Jika ia terganggu oleh suara bising, maka susu akan mengering sehingga tidak bisa diperah.
Belum puas dengan kemewahan moose cheese? Coba pule, keju yang dibuat dari susu keledai. Bukan keledai sembarangan, melainkan keledai Balkan yang hampir punah. Keledai ini kini diternakkan di sebuah konservasi bernama Zasavica Special Natural Reserve di Serbia.
Untuk membuat 1 kg keju ini dibutuhkan 25 liter susu. Sementara, untuk memperoleh 1 liter susu, perlu 5 ekor keledai. Setelah susu diperah dengan tangan dan berubah menjadi keju, proses selanjutnya adalah pengasapan. Aroma smokey dan rasa asin dengan tekstur yang beremah (crumbly) membuat para penikmatnya sangat menyukai keju berwarna putih ini.
Pule dijual 1.260 dolar AS per kilogram dan dinobatkan sebagai keju termahal di dunia. Harga yang mahal ini digunakan oleh pihak konservasi untuk membiayai kegiatan mereka dalam melestarikan keledai langka ini. Awalnya keju ini hanya dibuat sesuai pesanan di Serbia. Sekarang, keju ini mulai diekspor ke Eropa dan Amerika sebagai teman minum wine dan penambah stamina.(f)