Investasi strategis ini menyuguhkan pengalaman baru bagi tamu, meningkatkan citra restoran, serta ajang transfer ilmu bagi tim dapur; pada akhirnya turut menstimulasi industri kuliner lokal.
Program Beyond the Plate milik ABSteak by Chef Akira Back menerjemahkannya. Babak baru ini diakselerasi melalui kehadiran William Rusli di awal tahun 2025 sebagai Corporate Executive Chef Akira Back Group untuk Indonesia.
Ia mengantongi koneksi global berkat pengalaman bergengsinya, termasuk Robuchon au Dôme di Makau dan Amuz Group Jakarta, serta sebelumnya memimpin Akira Back Group Riyadh dan Bangkok.
Beyond The Plate turut melibatkan kreativitas Executive Pastry Chef Sharon Augustine. Sosok baru di Jakarta ini lebih dulu berkarierdi Akira Back Group di Riyadh dan Janice Wong MGM COTAI. Bersama Chef William, ia secara kontinu mengolah kolaborasi menarik untuk Beyond the Plate.
Kesamaan open-fire cooking
Beyond The Plate: Vol. 1 berlangsung pada 22 Mei 2025 di ABSteak dengan mengundang Chef-Owner Yohans Gozal dari YOUNG. Pendekatan kontemporer terhadap Thai grill ala Young tengah menyegarkan lanskap F&B Jakarta, dan sukses memberikan sentuhan unik pada menu kolaborasi yang dihadirkan ke publik. Kedua chef pun sama-sama mengusung metode open-fire cooking.
Di bulan Juni, Beyond The Plate bersambung, melalui kolaborasi bersama Atelier Binchotan dari Kuala Lumpur, menandai pop-up perdananya di Asia Tenggara. Barbecue bistronomy ini mengisi daftar Michelin-Selected Restaurant 2025 dan Tatler Best 20 Restaurant 2025 untuk wilayah Malaysia.
Chef Lau yang pernah mengasah pengalamannya di Atelier de Joël Robuchon dan Restaurant André itu menonjolkan teknik pemanggangan berani menggunakan api, berpadu teknik Prancis. Di restoran, tamu bisa melihat langsung proses open-fire cooking sarat craftsmanship yang bergantung banyak pada kemampuan mengatur api.
Dalam perhelatan kolaboratif ini, disajikan andalan seperti AB Wagyu Pizza dan Nama Shio Koji Aged Carrara Oyster Blade MB 9+, serta sajian kolaborasi keduanya seperti Black Cod Miso Chazuke.
Ada pula Burnt Milk Corn Burrata dan kaya toast yang diberi topping foie gras, karya Chef Ka Hong.
Chef Sharon menutupnya dengan Noir dari pandan custard dan smoked-coconut emulsion, mengapresiasi rumpun Indonesia dan Malaysia. (f)
Baca juga:
Ide Bisnis: Dari Mana Saja, untuk Siapa Saja
Menanam Microgreens Bisa Jadi Hobi Baru
Hwangnam-Ppang, Kue Korea yang Mirip Bakpia Jogja
Trifitria Nuragustina
Topic
#kuliner