Foto: Budi Harianto
Asagao Coffee House di bilangan Gading Serpong, berbeda. Kopi-kopi di sini akan Anda nikmati di tengah suasana kedai yang feminin. Jika berbicara tentang kedai kopi yang banyak ditemui di Tokyo, Asagao bagai salah satu di antaranya. Tempat yang mungil dengan interior menawan.
Muralnya menggambarkan mesin sangrai kopi, kemasan kopi, grinder, hingga alat seduh manual, seperti V60, french press, dan chemex. Sang barista, Marcell Martinus, menjelaskan konsep tempat ini sebagai kawaii.
Perkiraan mereka tak meleset. Cappuccino dengan latte art beruang atau anjing imut menyebar di media sosial. Latte art juga bisa dibuat timbul ke permukaan menggunakan teknik 3D yang lagi naik daun. “Untuk karakter kopinya sendiri tidak pekat, campuran dari kopi Ethiopia Yirgacheffe dengan Enrekang Toraja,” ujar barista lulusan ABCD School of Coffee itu.
Ada Kuniko, untuk miruku (susu), honi (madu), dan kohi (kopi). Singkatan dari kata-kata bahasa Inggris dengan penyebutan gaya Jepang. Penyajiannya unik, yakni gelas shooter berisi espresso dimasukkan ke dalam gelas berisi madu dan whipped milk. Gaya ini terinspirasi minuman jäggerbomb*. Ada juga Korikohi, es kopi Gayo yang dibekukan lalu dituangkan susu agar melumer.
Chocolate tart-nya diberi dekorasi muka karakter Totoro, Rilakkuma, dan karakter hewan lainnya milik aplikasi Line. Dekorasi ini populer diterapkan pada produk bakery hingga patisserie di Jepang. Mari kita coba!
Alamat: Ruko Graha Boulevard A9, Sumarecon Serpong. Telp: 088211110101. Jam buka: 10.00-21.00 WIB (Senin-Kamis, Minggu), 10.00-22.00 WIB (Jum’at-Sabtu). Harga: Rp30.000-Rp40.000. Suasana: Minimalis dengan furnitur kayu. (f)