Eluné mengolah keseimbangan yang halus antara kelembutan dan struktur, menampilkan visi modern untuk gaun pengantin modern, termasuk untuk pengantin busana muslim kontemporer.
Koleksinya terdiri atas 14 tampilan, yang bergerak dari ball gown yang bervolume hingga siluet yang lebih sculpted, dengan permainan material mewah seperti taffeta, liquid silk, dan organza. Tekstur dari draperi terlihat dipadukan embellishment yang tidak berteriak, dalam palet warna putih gading.
Show ini juga diramaikan para muses, yang ikut merayakan elegansi dan identitas pengantin Millenial Muda dan Gen Z. Anya Geraldine, Ketut Permata Juliastrid (Miss Cosmo 2024), serta Agnes Rahajeng (yang sehari sebelum show baru saja dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2026).
Melalui show ini, Mety Choa ingin memperkuat eksistensi jenamanya baik di pasar domestik maupun internasional. Berkat dukungan The Clique, karya Maison Met telah dikenakan oleh selebritas di acara internasional, seperti di Golden Globe Awards 2019 dan Cannes Film Festival 2023.
Koleksi kapsul bridal ini adalah bagian dari visi Mety Choa menjadikan Maison Met legasi fashion di Indonesia. Dalam waktu dekat, ia akan menghadirkan lebih banyak lagi diffusion line, termasuk lini busana wanita kontemporer untuk melengkapi koleksi lini luks yang sudah ada. (f)
Baca juga:
Symphony of Eternity, Ragam Inspirasi Pernikahan dari Shangri-La Jakarta
150 Vendor Termewah Berkumpul di Westin Wedding Fair di Surabaya
Koleksi Adelle Jewellery, Cincin Pernikahan Darma Mangkuluhur dan Patricia Schuldtz Berbentuk Infinity
Zornia Harisantoso