Entah pemilihan lokasi, dekorasi, vibes, hingga gimmick yang membuat fashion show lebih dari model melintasi runway.
Jonathan Anderson sebagai Direktur Kreatif Dior memilih batas antara kenyataan dan imajinasi sebagai landasan ia bermain dengan koleksi serta lokasi show Dior Autumn/Winter 2026/2027 yang digelar di Jardin des Tuileries, Paris pada 3 Maret lalu.
Sekarang, koleksinya telah tersedia di seluruh butik Dior, dan instalasi pop-up-nya hadir untuk menghidupkan kembali suasana fashion show tersebut—termasuk di Jakarta.
Berlokasi di Main Atrium Plaza Senayan, Jakarta, instalasi pop-up Dior Autumn/Winter 2026-2027 berdiri cantik mengundang perhatian dari berbagai sudut, dengan seluruh bangunannya sampai atap, berbidang kaca transparan.
Dirancang sebagai reinterpretasi dari Tuileries, dekorasi yang immersive ini seakan membawa sepenggal sudut taman itu, yang dahulu dibuat atas permintaan Catherine de’ Medici, dan kemudian ditata ulang pada masa Raja Louis XIV.
Di jantung Paris, ruang terbuka ini telah lama menjadi panggung yang merayakan seni sebagai milik bersama. Versi mininya adalah instalasi pop-up yang didominasi warna hijau, warna yang sama persis dengan warna hijau di dekorasi fashion show Autumn/Winter 2027.
Begitu masuk ke dalam instalasinya, kita seolah masuk ke dalam ruang pertunjukan, berjalan di atas lantai transparan dengan pemandangan sebuah kolam yang dipenuhi bunga teratai (waterlily).
Pengalaman ini mengingatkan kita pada Grand Bassin Octogonal, yang menjadi bagian dari lintasan runway dalam peragaan busana tersebut.
Di sekeliling instalasi terdapat pepohonan tinggi, taman bergaya Prancis, serta bangku-bangku metal berwarna hijau yang menyerupai kursi-kursi ikonis di Jardin des Tuileries. Di sini, kita bisa duduk-duduk santai menikmati vibes ala Paris. Miniatur kursi ini jadi cendera mata menemani kartu undangan saat fashion show Autumn/Winter 2026-2027.
Di dalam instalasi kamu bisa melihat koleksi Autumn/Winter 2026-2027, yang juga jadi bintang di instalasi ini. Sementara manekin menampilkan beberapa total look dari runway.
Lanskap ini menjadi ruang bagi kreasi terbaru Jonathan Anderson untuk Dior. Tas Lady Dior, Dior Promenade, dan Dior Toujours Hobo hadir di berbagai sudut, sementara detail floral memberikan penghormatan pada kecintaan Monsieur Christian Dior terhadap alam.
Model sleeveless dress hitam yang dipakai Jisoo ketika menghadiri fashion show Autumn/Winter 2026/2027 ada di sini, serta sepatu berpita dalam motif polkadot yang sudah jadi salah satu fashion item paling dicari.
Sejumlah produk eksklusif dengan motif Dior Water Lily turut memperkaya semesta gaya ini, termasuk tas Lady Dior dan Dior Book Tote. Keduanya (dihiasi charm gemas) di Asia Tenggara tersedia dalam jumlah terbatas, dan hanya bisa didapatkan di pop-up ini (tidak ada di butik).
Instalasi pop-up Dior Autumn/Winter 2026-2027 di Plaza Senayan jadi satu-satunya di Asia Tenggara, yang telah dibuka sejak 12 Agustus 2026. Pada 14 Agustus 2026, Mingyu Seventeen datang menjadi tamu istimewa di sini—disambut ribuan Carats, penggemarnya.
Perjalanan menyusuri Jardin des Tuileries di Plaza Senayan ini bisa kamu coba hingga 2 September 2026, dan terbuka untuk umum tanpa biaya. (f)
Baca juga:
Doyan Live Sambil Makan, Ini Beberapa Comfort Food Kesukaan Mingyu Seventeen
Gaya Cortis di Paris, Debut di Front Row Dua Show
Jonathan Anderson Mengeksplorasi Legasi Dior untuk Koleksi Fall 2026
Zornia Harisantoso