Joia de Baume & Mercier menawarkan pendekatan lebih simpel—arloji berukuran 28 mm untuk tampil seperti perhiasan sekaligus tetap menjalankan fungsi utamanya sebagai penunjuk waktu.
Terinspirasi koleksi arloji sekaligus perhiasan dari Baume & Mercier di tahun 1980, Joia menghadirkan empat model, dengan tiga di antaranya—M0A10847, M0A10848, dan M0A10849—menjadi highlight.
Nama Baume & Mercier sendiri punya sejarah panjang dalam industri horologi Swiss. Akar rumah arloji ini bermula pada tahun 1830 ketika Louis Joseph Baume membuka usaha arloji di Les Bois, Swiss.
Baume & Mercier kemudian resmi berdiri di Jenewa pada 1920, setelah William Baume dan Paul Mercier menggabungkan keahlian watchmaking dengan perhatian pada desain.
Khusus Joia, pendekatan desainnya adalah jewelry watch. Ketiga model berdial 28 mm ini berbentuk bulat, kaca safir anti-gores, crown yang dihiasi black agate, serta dial silvery sun-satin.
Selain itu, ketiganya menggunakan quartz movement Ronda 751 dengan autonomi lima tahun dan tahan air hingga kedalaman 50 meter.
M0A10847 hadir dengan calfskin strap warna Midnight Blue yang bisa diganti warna favorit lainnya. Dial silver-nya dipadukan angka Romawi dan jarum model leaf berlapis 4N gold. Strap-nya menggunakan sistem interchangeable spring bar sehingga bisa diganti tanpa alat.
Sementara M0A10848 memberikan tampilan lebih sculptural lewat integrated stainless-steel bracelet dengan tiga baris H-shaped links. Finishing ala satin membuat tampilannya berbeda dari versi strap kulit, meski mempertahankan case dan dial yang sama.
Pilihan ketiga, M0A10849, bermain dengan kontras. Case dan bezel menggunakan polished 4N PVD stainless steel, sementara dial silver dipasangkan Roman numeral berwarna hitam, ruthenium leaf hands, serta memiliki black calfskin strap.
Bagi generasi baru yang mulai mengenal dunia koleksi arloji, Joia menawarkan gaya feminin yang praktis—ukurannya kecil, desainnya jewelry-inspired, dan tersedia dengan pilihan strap yang dapat diganti.
Sekarang, mengenakan arloji mewah bukan soal membuat pernyataan terbesar di pergelangan tangan, melainkan menemukan detail yang terasa personal—sebuah pendekatan yang memang menjadi bagian dari gagasan My Joia Moment yang diusung koleksi ini. Kamu pilih yang mana? (f)
Zornia Harisantoso