Fashion Trend
Editor’s Choice: Tren Mode Tahun Depan dari Panggung Jakarta Fashion Week 2018

25 Dec 2017

International Designers. Tahun ini desainer internasional yang berpartisipasi pada JFW 2018 memberi inspirasi beragam bagi para pencinta fashion. Beberapa di antaranya berkolaborasi dengan desainer Indonesia, seperti Derek Lawlor di bawah naungan British Council.
Modest Wear. Perkembangan kategori busana santun (modest wear) di Indonesia memang sangat pesat dan menyasar semua kebutuhan pasar. Dari modest wear berpotongan modern seperti Rani Hatta hingga mode santun kategori syar’i, Sisesa. Semua memiliki tempat untuk tumbuh.
Warna. Simak rona-rona terbaru yang akan menjadi sorotan tahun depan. Warnawarni segar seperti oranye dan pink menjadi yang paling dicari.
Aplikasi. Aplikasi lipit, embroidery, dan embellishment kini tak hanya tampil sebagai elemen pemanis, tapi juga menjadi saluran pemberi pesan. Seperti untaian embellishment karya Pemenang III LPM 2017, Anthony Tandiyono, perlambang wanita urban yang tak ingin terbelenggu oleh berbagai batasan sosial.
Eco Fashion. Tahun ini, tampil material inovatif seperti bioplastik pada koleksi KLE dan Purana yang terbuat dari pati singkong yang recycleable sebagai komitmen nyata menciptakan ekologi mode yang ramah lingkungan. Dari Swedia, sustainable fashion juga diterapkan dengan memilih bahanbahan daur ulang.
Motif. Memberikan karakter dan kejutan dalam keseluruhan tampilan desain. Teknologi print digital menjadikan eksplorasi motif menjadi tidak terbatas.
Sekolah Mode. Busana hasil rancangan para calon desainer dari sekolah mode Abineri Ang, Bunka, Binus, Istituto di Moda Burgo, Arva, Esmod, LaSalle mendapat sorotan. Kreativitas maju pesat. Untuk koleksi yang ditampilkan, Burgo secara khusus melakukan sesi mentoring bersama desainer Ali Charisma. Terobosan yang menarik.
Asimetris. Variasi potongan asimetris dan dekonstruktif menjadi highlight mode tahun ini. Dinamis dan penuh kejutan, khas generasi millennial yang bebas mengekspresikan diri.
Wastra. Mengolah wastra tradisional sebagai identitas Indonesia belum hilang pamornya. Tahun ini, wastra Nusantara hadir dalam potongan kontemporer yang modern.
Workwear. Blazer menjadi key piece yang paling banyak berevolusi di atas panggung runway. Tampilan profesional yang rapi kini menjadi pilihan gaya untuk dikenakan dalam berbagai acara.
Pergelaran mode terbesar di Asia Tenggara, Jakarta Fashion Week 2018, telah usai. Sebanyak 77 pergelaran busana berlangsung dalam tujuh hari  pada 21-27 Oktober 2017 lalu. Apa saja highlightnya? Anda dapat melihat dalam kolase foto runway berikut ini. (f)

Foto: Image.net

Advertisement
Baca juga:
Karya Desainer Muda dari Pergelaran Mode Tahunan Universitas Kristen Maranatha
Koleksi Baru Ria Miranda, Terbuat Dari Serat Kayu Putih
Inilah Pemenang Kompetisi Desain Jaket Grab Bike di LPMM JFW 2018

 


Topic

#JWF2018, #fashionshow

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?