Family
Aturan Ini Penting Diperhatikan Setelah Adopsi Anak Kucing

10 Jul 2025

Senangnya jika mereka bisa diadopsi bareng, tapi PR sebagai pengadopsi juga bertambah. Foto ilustrasi: Pixabay


Mengadopsi hewan, apalagi hewan jalanan, adalah tindakan mulia.

Jika kita berniat mengadopsi hewan sejak bayi, seperti anak kucing, ada aturan penting yang harus kita perhatikan.

Prinsip 3-3-3 umumnya diterapkan setelah kita mengadopsi anak kucing (atau hewan lainnya), dan direkomendasikan oleh RSPCA (Royal Society for the Prevention of Cruelty to Animals), organisasi amal di Inggris dan Wales yang berdedikasi untuk kesejahteraan hewan.

Prinsip 3-3-3 ini menekankan pada kesabaran, konsistensi dan tindakan positif yang kita lakukan terhadap anak kucing yang baru diadopsi, agar mereka bisa beradaptasi di lingkungan baru.

3 untuk tiga hari pertama

Di masa ini, kita dan anak kucing sama-sama memulai lembaran baru. Pastikan dia mendapatkan tempat yang aman dan nyaman untuk tidur, makan, dan BAB. Selimut dari tempat lamanya bisa dibawa agar dia tidak merasa asing. 

Mungkin saja dia merasa asing dan semalaman mengeong sedih, dan tidak mau makan. Coba suapi dengan tangan, atau berikan susu khusus anak kucing (bukan susu sapi) dengan dot untuk hewan.
Advertisement
 

3 untuk tiga minggu pertama

Anak kucing mulai ingin mengeksplorasi wilayah. Tentukan area yang boleh dia jelajahi, daripada nanti dia diusir karena melanggar aturan. Bisa-bisa anak kucing jadi trauma.

Di masa ini, anak kucing mestinya sudah tahu di mana harus BAB dan siapa yang paling dia sukai di antara penghuni rumah yang berinteraksi dengannya (karena memberi makan atau memiliki aroma familiar).
 

3 untuk tiga bulan pertama 

Ajarkan anak kucing bersosialisasi baik dengan sesama hewan peliharaan lain maupun dengan anak-anak atau orang. Tapi jika kondisinya tidak memungkinkan, misalnya dia sangat pemalu atau lemah, jangan dipaksakan.

Di masa ini pula anak kucing sudah dibawa ke dokter hewan untuk dicek kondisinya serta disiapkan untuk vaksinasi wajib.

Selamat mengadopsi!

Sumber: RSPCA.org.uk
 

Zornia Harisantoso


 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?