Hari Perempuan Internasional 2019, Maret lalu, dirayakan The Westin Resort Nusa Dua Bali dengan sebuah acara talk show yang intim dan menggugah sebagai penghargaan bagi peran wanita dalam masyarakat. Ada 4 wanita berbicara dalam 4 topik berbeda. Happy Salma, seniman dan owner dari brand perhiasan Tulola, berbicara tentang peran wanita dalam keluarga multikultural modern. Melanie Putria, model dan pelari berbagi tentang jatuh bangun dirinya dalam membentuk gaya hidup sehat melalui olahraga. Riana Bismarak, pengusaha fashion dan CEO Ree Indonesia, bercerita tentang lompatan kariernya dari eksekutif perhotelan menjadi wirausaha. Dan, Petty S. Fatimah, Editor In Chief femina & Editorial Director Prana Group, tentang tantangan karier dan kepemimpinan di era serba cepat saat ini.
Melanie Putria misalnya, secara blak-blakan menceritakan perjalanannya menuju hidup sehat yang begitu penuh liku. Memulai berolahraga karena alasan pribadi (kegemukan) lalu overtrained sehingga ia menjadi sangat kurus dan kesehatannya terganggu. Ia bahkan pernah berhenti menstruasi. Keadaan yang menjadikan titik balik untuk hidup sehat secara benar dan tidak membabi buta menjalankan diet seperti sebelumnya. “Bagi saya sekarang, hobi lari dan gaya hidup sehat yang saya jalani menjadikan saya berpikiran sehat dan positif dalam situasi apa pun,” ungkap pelari maraton itu.
Sebuah kejadian lucu terjadi di panggung saat Happy Salma akan memulai sharing-nya tentang bagaimana ia juggling act, menyeimbangkan waktu untuk urusan domestik dan kegiatan publiknya yang menyita waktu. Tiba-tiba saja si kecil Kinandari (3) yang duduk bersamanya bisik-bisik ingin ke toilet bersama bundanya. “Naaah… ini contoh yang sangat real bagaimana kehidupan saya sehari-hari. Ada anak yang nempel ikut ke panggung karena sedang kangen ibunya yang ke luar kota terus,” cetus Happy, yang mengundang tawa hadirin.
Kinan akhirnya bisa dibujuk untuk ke toilet bersama Tante Mel dan Happy bisa tenang melanjutkan paparannya. “Yang penti