“Ayah saya penggemar berat Tarzan. Di rumah kami punya semua rekaman film Tarzan versi Johnny Weissmuller tahun 1930an – 1940an. Saya tidak mau bersaing dengan Johnny Wiessmuller, tapi sayang ingin membuat ayah terkesan. Saat tahu saya memerankan Tarzan, dia bahkan lebih antusias daripada saya,” ujar bintang dalam serial True Blood ini. Tapi ia mengaku khawatir kalau ia mengecewakan adiknya yang berusia 7 tahun yang seperti ayahnya, mengidolakan Tarzan.
Begitu menerima peran itu, konsekuensi yang harus ia terima adalah melakukan transformasi fisik untuk menampilkan sosok Tarzan yang agak berbeda, tetap berotot tapi lebih lean, tidak bulky. Karena ia harus tampil shirtless hampir sepanjang film, mau tak mau ia harus serius diet dan latihan beban untuk membentuk otot. Empat bulan sebelum syuting ditambah selama syuting yang memakan waktu 8 bulan. Targetnya adalah tubuh yang berotot tapi fleksibel dan tampak meyakinkan sebagai anak yang dibesarkan di hutan yang mengharuskan berayun di antara pohon. Selama itu ia mengaku harus banyak melakukan latihan perut dan makan ayam, "Ini tantangan yang luas biasa. Terus terang saya grogi, karena tidak pernah melakukan hal seektrem ini sebelumnya. Saya tidak tahu bagaimana tubuh saya akan berubah, “ujar Alex yang dilatih dan diawasi ahli gizi Magnus Lygback.
Usahanya tidak sia-sia, pada hari pertama Alex langsung memukau semua kru termasuk Margot. Rasanya Anda juga seperti Margot saat menonton The Legend of Tarzan yang mulai tayang Juli ini.
Topic
#selebhollywood