Foto: Image Collect
Meski baru berusia 17 tahun, sikapnya sangat dewasa kala itu. Etos kerjanya seperti model profesional, yang tak terusik oleh dingin yang menggigit, dalam balutan bikini seksi di tengah udara dingin New York saat pemotretan berlangsung. Postur tubuhnya yang seksi dengan kaki yang jenjang, diakui oleh stylist dan para kru pemotretan, menjadi kekuatan Ireland sebagai model. Kariernya pun makin menanjak. Ia laris menjalani pemotretan pada beberapa majalah terkenal, seperti Vanity Fair dan Elle.
Meski besar di tengah keluarga yang sukses menjadi selebritas dunia, Ireland tak pernah memanfaatkan jejaring nepotisme untuk bisa menembus popularitas. Ireland adalah keponakan dari Stephen, Daniel, dan William Baldwin yang semuanya aktor terkenal Hollywood.
Di tahun yang sama, atas permintaan dari sutradara Peter Segal, ia mendapat kesempatan untuk unjuk kemampuan aktingnya bersama sang ibu dalam film Grudge Match (2013), sebagai Sally versi muda. Sementara Sally versi tua, diperankan oleh ibunya. Peter mengatakan bahwa kehadiran Ireland dalam film itu membuat proses produksi menjadi lebih mudah. Sebab, ia dan ibunya sangat mirip. Tubuhnya hanya sedikit lebih tinggi daripada ibunya.
Namun, dukungan dan kasih sayang sang ibulah yang membuatnya bangkit kembali. Ia mulai berdamai dengan situasi dan memaafkan ayahnya. Hubungan Alec dan Kim memang pernah kurang baik setelah perceraian mereka. Kim membatasi Ireland untuk bertemu ayahnya. Puncaknya, Alec marah besar dan mengeluarkan kata-kata tidak sedap melalui telepon yang terekam dalam pesan suara. Rekaman itu bocor dan tersebar ke publik. Namun, akhirnya Alec menyampaikan permohonan maaf kepadanya dan ibunya, yang meluluhkan hati Ireland. “Saya tumbuh di dalam keluarga yang hebat. Ayah saya adalah manusia yang luar biasa,” puji Ireland, yang telah melepaskan dendam pada ayahnya.
Dalam tiap wawancara yang menyangkut tentang ayahnya, Ireland selalu menanggapinya dengan kedewasaan dan bijak. "Yang sudah berlalu, biarkan berlalu. Saya dan Ibu, kini baik-baik saja dengan Ayah," ungkapnya.
Pintu maaf yang dibukakan hatinya, secara tidak langsung membukakan banyak berkah dalam hidupnya. Kesuksesannya sebagai model adalah bukti nyata bahwa Ireland tak ingin terus terpuruk, tapi berjuang agar bisa mencapai sukses seperti kedua orang tuanya.
Saat ini, ia sedang menikmati hari-harinya sebagai model. Ia begitu bersemangat berada di antara para fotografer dan stylist yang ia sebut sebagai seniman hebat. “Saya sangat bersyukur bisa menjalani aktivitas seperti ini, karena bidang ini salah satu yang saya kagumi sejak kecil,” kata wanita yang mengidolakan penyanyi Stevie Nicks ini.
Kini, ia masih asyik di dunia model. Ke depannya, ia ingin mulai fokus menggeluti bidang akting. “Saya suka membaca dan menulis. Kadang kala saya menulis skrip dan cerita film pendek,” tuturnya. (f)
Topic
#anakseleb