Akhir Februari ini adalah momen yang membahagiakan bagi Dewi Lestari yang popular dengan nama Dee. Sebuah proses kreatif panjang selama 15 tahun, akhirnya ia akhiri dengan selesainya buku keenam dari serial Supernova, Inteligensi Embun Pagi (IEP). “Saya mengerjakan serial Supernova secara marathon. Banyak sekali tawaran dan peluang lain yang terpaksa saya tolak, demi bisa menyelesaikannya,” tutur Dee, yang memperlakukan pekerjaan menulis novelnya sebagaimana orang kantoran, dengan jam dan hari kerja yang diperhitungkan.
Judul IEP sendiri sudah ia bayangkan sejak tahun 2002. “Babak Supernova sudah selesai. Di buku inilah jawaban tentang misteri-misteri dari buku sebelumnya terungkap,” kata Dee, yang mengatakan, Supernova adalah caranya mempertanyakan eksistensi hidup dan spiritualitas dalam karya fiksi.(f)