Celebrity
Ayu Gani, Dari Asia's Next Top Model Ke Bisnis Mode

1 Oct 2018



Bersaing sehat
 
Rasa gelisah dan ambisilah yang mendorongnya untuk memulai bisnis. Alasan realistis lain adalah karena ia membutuhkan uang. “Seorang diri merantau di Jakarta, ada masa saya kepepet membutuhkan uang. Ditambah  lagi rasa gelisah saya yang sudah menginjak usia di atas 20 tahun, tapi belum memiliki apa-apa. Ini menyemangati saya untuk berbinis,” ujarnya.
 
Dinamika bisnis yang cepat membuat Gani tidak berhenti belajar. Terutama dalam hal pengelolaan keuangan. Ia banyak berkonsultasi dengan teman-teman bankir. Tak hanya dapat ilmu, dari rekan-rekannya ini ia bisa mendapat koneksi dengan investor.
 
Ia melengkapi bekal pengetahuan bisnis fashion dan PR fashion yang ia pelajari selama di London, Inggris, dengan melahap buku-buku bisnis. Salah satu favoritnya adalah buku yang mengulas perdagangan bursa  saham.
 
Seperti halnya para pengusaha lain, bisnisnya tak lepas dari masalah. Ketika ia mulai  memproduksi sepatu, ia ditipu oleh temannya sendiri. Ide desain produknya dicuri dan dijual dengan brand lain. Kejadian ini sempat  membuatnya kecewa. Namun, hal ini tidak mengendurkan semangatnya. Sebaliknya, ada pelajaran penting yang didapatnya.
 
“Sebagai pebisnis saya harus siap bersaing, tapi dengan sehat,” tegas Gani yang menjalankan prinsip bisnis sehat dan selalu bersyukur. Ia yakin, melalui dua prinsip ini bisnisnya akan terus berkembang. Peluncuran website GANEGANI & CO pada Juni 2018 menjadi salah satu tahapan positif dari pengembangan bisnis barunya.
 
Advertisement
“Kami akan meluaskan pasar ke luar negeri. Saat ini kami sedang mengurasi brand untuk berkolaborasi dengan GANEGANI & CO,” tuturnya.
 
Dalam hal promosi, Gani dan timnya masih mengandalkan media sosial. Mereka juga berkolaborasi dengan para influencer dan e-commerce. Serta promosi offline dengan mengikuti bazar, seperti Land of Leisures Market Jogjakarta, Bonjour! di Surabaya, dan beberapa bazaar di Jakarta.
 
Kelak, setelah sudah merasa mampu, Gani berencana akan membuka toko sebagai tempat display agar konsumen dapat melihat secara langsung produk-produk GANEGANI & CO. Namun, sejauh ini ia masih fokus di digital saja yang lebih aksesibel bagi konsumen. (f)

Baca Juga:

BTS Kampanye Di PBB Untuk Membuat Suara Remaja Lebih Didengar
Bercerai Dengan Brad Pitt Bikin Angelina Jolie Kehilangan Berat Badan Hingga 34 Kilo?
Alasan Ringgo Agus Rahman dan Sabai Dieter Morscheck Enggan Mengisi Reality Show Di Televisi

 
 


Topic

#ayugani, #wajahfemina, #model

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?