Bahan:
390 g tepung terigu protein tinggi5 g ragi instan
1 ¼ sdt garam
2 sdt gula pasir (opsional)
300 ml air
Cara membuat:
1/ Dalam mangkuk atau baskom besar, campur semua bahan kecuali air. Aduk rata.2/ Tuang air, aduk menggunakan spatula hingga tercampur rata. Tutup wadah menggunakan plastik lengket, diamkan hingga mengembang dua kali lipatnya (2 jam).
3/ Keluarkan adonan dari dalam mangkuk ke purmakaan datar yang sudah ditaburi tepung. Karena adonan bertekstur lengket dan ringan, gunakan dough scraper untuk mengeluarkannya. Taburi permukaan adonan dan bentuk bola dengan tangan.
4/ Letakkan adonan ke dalam magkuk atau baskom besar yang sudah dilapisi parchment paper. Tutup dengan plastik lengket yang sudah diolesi dengan minyak. Plastik lengket perlu dioles dengan minyak agar jika mengembang melebihi tinggi mangkuk, adonan tidak lengket di plastik. Diamkan selama 35 menit.
6/ Setelah adonan mengembang, pindahkan ke dalam dutch oven yang telah dipanaskan sekaligus dengan parchment paper-nya. Jika suka, taburi permukan roti dengan wijen. Menggunakan pisau tajam yang dilapisi minyak, sayat permukaan adonan.
7/ Tutup dutch oven, panggang adonan selama 30 menit. Buka dutch oven, turunkan suhu oven menjadi 200o C. Panggang kembali selama 15-20 menit. Keluarkan.
8/ Sajikan roti dengan butter atau selai favorit.
Untuk mendapatkan hasil yang lebih sempurna baca 7 Tips Sukses Membuat Dutch Oven Bread
Baca juga:
Sering Masak di Rumah, Cast Iron Pan Semakin Dicari
Pogaca, Roti Isi Daging Khas Turki
Booming! Wool Roll Bread. Ini resepnya.
Topic
#roti, #ironcast, #dutchoven, #baking