BizNews
WiseWomen Entrepreneur Bali: Catat Transaksi Keuangan Anda & Bercerita Yang Efektif Di Media Sosial

13 Jan 2020

 



Dok. Femina Media


Bercerita di Media Sosial

Antusiasme peserta pun tak berkurang saat Roby Bagindo, Produser Eksekutif Masak TV dan Tastemade Indonesia, membawakan materi kedua, Bercerita di Media Sosial. Indonesia termasuk dalam 5 negara pengguna Facebook dan Instagram terbanyak di seluruh dunia. Tak heran jika sosial media menjadi salah satu alat penting dalam memasarkan produk bisnis. 

Ada beberapa hal penting yang harus kita ketahui sebelum menggunakan social media. Pertama adalah kepada siapa kita berbicara dan di mana kita akan bicara.

“Kita mau bikin produk apa, mau dijual ke siapa dan di mana? Misalnya, pada anak-anak SMA misalnya, mereka lebih memilih menggunakan Line daripada Whatsapp yang lebih banyak digunakan ornag-orang bekerja. Dari cari menggunakan aplikasi chat saja sudah berbeda,” kata Roby.

Apa, siapa dan di mana ini akhirnya akan memengaruhi cara kita berkomunikasi. Selain ketiga hal ini, yang penting adalah cara kita bercerita.

“Kalau saya ke pasar misalnya, saya akan melihat terlebih dahulu dari kejauhan. Lalu menemukan hal yang berbeda dari hal yang biasa kita temui. Intinya, kalau kita bercerita kita lihat secara luasnya baru kemudian lebih focus ke lebih dalam dan lebih dalam lagi,” kata Roby.

Advertisement

Jadi, kunci penting dalam menggunakan media sosial untuk bisnis adalah memiliki konten dengan konsep story telling yang menarik.

“Ada banyak ide yang bisa dikembangkan dari produk Anda. Misalnya pisang goreng, Anda bisa bercerita tentang manfaat pisang, jenis-jenis pisang, olahan pisang, hingga dari sisi konsumen, siapa saja yang telah menikmati produk Anda,” terang Roby, yang mengaku hobi ke pasar untuk mencari cerita menarik tentang bahan makanan.

Selain itu, Roby juga menyarankan agar pebinsis mengenali terlebih dahulu sosial media yang digunakan. Apakah sosial media yang dipilih sesuai target usia konsumen. Misalnya Facebook lebih banyak digunakan oleh usia di atas 25 tahun, berbeda dengan instagram yang usia penggunanya lebih muda. 

“Sebelum posting sesuaikanlah postingan dengan gaya dan bahasa target konsumen serta kebiasaan pengguna di masing-masing sosial media. “Contoh di Facebook, behavior users-nya adalah menonton video tanpa suara, jadi sertailah dengan teks. Untuk teks, bisa dalam bentuk subtitle ataupun caption, buat seakan – akan bercerita agar jumlah interaksi dan impresi lebih besar,” jelas Roby. (f)



BACA JUGA :

Wise Women Surabaya 2019: Cara Mudah Membuat Laporan Keuangan dan Tip Sukses Offline-Online Marketing
Wise Women Semarang: Belajar Pencatatan Transaksi Keuangan Serta Aplikasi Tren Untuk Produk Lokal
Wise Women Bogor: Dari Belajar Menghitung Gaji Karyawan Hingga Buka-Bukaan Resep Kopi Tuku

 



Topic

#wisewomen, #wanitawirausaha, #wanwir

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?