Foto: 123RF
Procter & Gamble melakukan penelitian terhadap rambut wanita Asia pada tahun 2016. “Rambut memiliki kekuatan untuk mengekspresikan identitas dan kepercayaan diri seseorang. Namun ternyata hanya 1 dari 4 orang wanita yang mengetahui bahwa polusi* dapat membuat rambut rontok**. Sedangkan rambut terpapar polusi* 3 kali lebih banyak daripada kulit***,” ujar Febrina Herlambang, PR Manager P&G Indonesia.
Di antara negara-negara ASEAN, ternyata Indonesia memiliki tingkat polusi udara tertinggi menurut data World Health Organization (WHO) di tahun 2016. Sumber polusi udara ini datang dari asap kendaraan bermotor yang jumlahnya makin meningkat setiap tahun, polutan dari asap sisa pembakaran pabrik, hingga yang paling dekat dengan kita, sisa sampah rumah tangga dan proses masak yang tidak diolah dengan baik.
Hati-hati juga bila Anda hidup bersama atau berdekatan dengan perokok aktif. Senyawa karsinogen dan karbon yang terdapat pada asap rokok dapat mempengaruhi kesehatan folikel rambut. Menurut dr. Dewi Hasanah SpKK, tanda -tanda kerapuhan rambut yang sering terlihat adalah ujung bercabang, sangat kusut, kusam, kasar, dan rentan rontok. Jika tidak segera dirawat, kerontokan rambut yang berlebihan dapat menyebabkan kebotakan dini.
* Asap dan debu
** Rontok karena patah
*** Berdasarkan studi komputasi yang dilakukan P&G pada permukaan rambut dan kulit pada tahun 2014 di Singapura
Baca juga:
5 Cara Merawat Rambut Lurus
3 Gaya Wavy Hair ala Bintang Korea
Mau Coba Ganti Warna Rambut? Coba Warna yang Sedang Tren Ini!
Topic
#Pantene, #Rambut