Tak terkecuali menginspirasi wewangian yang mengingatkan kita akan Bali dari dua sisi: Musim panas ceria dan keheningan di pura yang ada di berbagai sudut pulau ini.
Bali jadi inspirasi wangi dua varian terbaru Oaken Lab, yaitu Narikela dan Temple Moss.
Dua wewangian ini juga jadi debut Duality Seris Oaken Lab, yang menampilkan koleksi wewangian dengan dua elemen berbeda dari sebuah rangkaian inspirasi.
Narikela dan Temple Moss ibarat yin dan yang, saling melengkapi dengan keharuman masing-masing.
Temple Moss mengingatkan kita saat berkunjung ke pura, melewati jalanan batu berlumut, dalam keharuman dupa yang hangat menguar di udara.
Top notes adalah Fresh Green Leaves, Dewy Stone Accord, Hyacinth; heart notes adalah Soft Patchouli, Wild Violet, Creamy Woods; base notes adalah Sacred Incense, Tree Moss, Dry Cedarwood, dan Mineral Musk
Temple Moss tersedia dalam Scent Tag, Incense (20 sticks), dan Eau de Parfum (50ml).
Sedangkan Narikela mengajak kita berlibur ke Bali; aroma pagi hari di pantai, menikmati lembutnya pasir tanpa alas kaki, mencium aroma debur ombak.
Top notes terdiri atas Pandan Leaf, Warm Ginger, Sea Salt; heart notes adalah Coconut Water, Milky Woods, Ocean Air, Sunlit Florals; base notes adalah Incense Smoke, Sandalwood, Mineral Ember, dan Sandy Musk.
Narikela terasa lebih manis dibandingkan wewangian Oaken Lab sebelumnya, dan tersedia dalam Scent Tag, Eau de Parfum (50ml), dan Ceramic Candle (ukuran S dan L).
Baca juga:
Lewat {02} Pink Laundry, Khozy Rizal Menggambarkan Wangi Terinspirasi Kelembutan dan Kehangatan Rumah
7 Wewangian Ini Bikin Kita Gamon dari When Life Gives You Tangerines
Edisi Terbatas Diptyque Orphéon Eau de Parfum, Keharuman Nostalgia Skena Paris Era 60-an
Zornia Harisantoso
Topic
#jenamalokal