Trending Topic
Tak Sekadar Hore-Hore

23 Dec 2015

Di balik penampilan panggung para girlband dan boyband yang unyu-unyu dan usia belia, tak dipungkiri banyak orang menilai mereka semata menjual penampilan menarik saja. Tak banyak yang mengetahui bahwa ada jalan panjang dan kerja keras yang harus mereka lewati sebelum menetas jadi bintang.

Untuk boyband, ada Cowboy Junior (CJR) yang awalnya beranggotakan 4 personel: Aldi (15), Kiki (17), Bastian (16), dan Iqbaal (15), dibentuk oleh Patrick Effendy tahun 2011 untuk mengisi kekosongan penyanyi cilik di tanah air. Semua personel adalah hasil seleksi aktor pendukung drama musikal Laskar Pelangi. Konsep grup ini mengacu pada boyband Indonesia tahun ‘90-an yang terkenal, Coboy.  

Grup musik 5 Romeo bentukan Yovie Widianto juga merupakan hasil saringan ketat audisi internal berdasarkan kualitas vokal mereka. “Karena sudah lama jadi backing vocal Mas Yovie, saya dipercaya bantu memilih demo tape yang dikirim. Kami tak mau asal-asalan, yang pasti yang terpilih benar-benar memiliki kemampuan menyanyi yang baik, memahami teknik musik, good looking, stylish, dan memiliki attitude yang baik,” kata lead vocal  5 Romeo, Pungki Purnanto, mewakili keempat personel lainnya, Gusty, Adhyra, Rizky, dan Patudu.

Begitu juga dengan grup vokal Cherry Belle yang juga harus melewati proses audisi (dari broadcast gadget) ketat berdasarkan  penampilan fisik dan kemudian dipoles selama 9 bulan untuk menjalani serangkaian latihan meliputi latihan vokal, dance, fisik, dan mental.

Advertisement
Setelah melewati masa orientasi yang mirip ospek ini, akhirnya terbentuklah 9 orang personel ChiBi yang siap menjadi bintang. Mereka bahkan harus rela berpisah dari keluarga untuk tinggal di asrama selama 3 bulan menjalani masa karantina untuk latihan intensif nyanyi, nari, dan cara berbicara hingga 6 jam  tiap harinya.

Psikolog anak, Ine Aditya, mengatakan bahwa jika si anak memang sudah punya minat dan bakat, maka ini bisa menjadi hal yang positif karena motivasi untuk menjadi bintang sudah tertanam dalam dirinya. “Mereka menjadi lebih punya kesempatan untuk mengembangkan kepercayaan diri dan public speaking. “Beda halnya jika dipaksa-paksa orang tua, maka menjalaninya akan berat dan si anak malah jadi stres dan tertekan yang memicu masalah emosi lainnya,” katanya.
   
Salah satu kendala yang dihadapi artis di usia remaja memang masalah tanggung jawab sekolah. Jika tak pintar membagi waktu, kata Ine, memang bisa keteteran dan tak punya waktu untuk diri sendiri. (f)  

Baca Juga:
Girlband Mulai Pudar?
Siapkan Mental Bintang Bagi Anak


 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?