Menurut Psikolog Irma Makarim, kelebihan berat badan memang cukup pelik. Tetapi, Anda tidak sendiri. Banyak orang mengalami hal serupa, atau bahkan lebih berat, sukses menjalani progran penurunan berat badan. Umumnya keluhan bukan saja seputar estetika atau kesulitan mendapatkan pakaian berukuran besar, tetapi terutama berkurangnya rasa percaya diri. Komentar dari lingkungan yang bersifat menghakimi, bisa memperberat beban emosional. Anda tak bisa mengubah pandangan orang lain, tetapi Anda bisa mengubah sikap dan kondisi Anda.
Jalan keluar ini berada di tangan Anda, bukan di tangan suami. Dengan atau tanpa dukungan suami Anda harus tetap melakukan yang terbaik bagi diri Anda. Karena, ini juga menyangkut kesehatan tubuh Anda. Tak ada salahnya mendengarkan masukan dari dokter atau orang yang dengan tulus ingin membantu. Tetapi, jangan menaruh banyak perhatian pada komentar negatif dari lingkungan atau sikap suami yang menyakitkan. Perjuangan ini tidak mudah. Karena itu, dari dalam diri Anda mesti benar-benar siap untuk melakukan perubahan.
Bukan alasan yang realistis bagi Anda untuk kurang termotivasi hanya karena ditanyakan seperti itu, lalu Anda menjadi sungkan. Jika Anda sungguh ingin memperbaiki kondisi psiko-fisik, lakukan saja dengan baik, bahkan mungkin dengan bantuan pemandu agar program pembentukan otot menjadi lebih baik, tidak terjadi pemaksaan, dan mengurangi peluang cedera karena kesalahan beban latihan.
Motivasi Anda harus dibangun dari dalam diri sendiri karena adanya kebutuhan diri. Jika hanya kritik yang bisa membuat motivasi Anda menurun, sesungguhnya memang Anda sendiri tidak terlalu termotivasi untuk melakukan hal tersebut. Jadi, jangan lontarkan kesalahan pada orang lain. Lakukanlah sesuatu dengan baik jika hal tersebut memiliki kandungan nilai baik (positif) dan Anda sendiri harus memiliki cukup keyakinan guna melakukan hal tersebut.(f)