Di sisi lain, kesuksesan ini justru perlahan melenyapkan kepercayaan dirinya. Kualitas karyanya makin menurun dan kondisi finansialnya berantakan. Lambat laun, ia menyadari, kekuatan serial fotonya yang sukses berasal dari energi kemarahannya pada sang suami dan hidupnya yang membosankan sebagai ibu rumah tangga. Novel ini bisa menjadi bahan renungan untuk tiap wanita yang butuh semangat dan ingin produktif lagi dalam berkarya.