Infeksi ini kian dipermudah bila terjadi penyempitan di dalam rongga appendix. Misalnya saja, terdapat kotoran yang mengeras, pembengkakan, adanya jaringan parut, atau kekusutan pada usus buntu.
Sementara, pada radang usus buntu kronis, nyeri ringan yang dialami umumnya sudah berlangsung lama, dan hanya terasa saat berolahraga atau ketika perut kanan bawah ditekan. Kurangnya asupan serat dan riwayat keluarga dapat mempertinggi risiko.
Komplikasi dari radang usus buntu akut adalah kebocoran usus buntu. Perforasi dapat menimbulkan radang peritoneum atau infeksi pada rongga perut, yang bisa berujung pada kematian bila tidak segera dilakukan tindakan operasi. Prosedur operasi pengangkatan usus buntu kini bisa dilakukan lewat sayatan kecil saja di bagian perut (laparaskopi).(f)