Health & Diet
Pria Terawat & Wangi

11 May 2013


Wanita mana yang tidak mekar hatinya mendapat sapaan dari pria tampan dengan penampilan tanpa cacat dari ujung kepala sampai ujung kaki. Tapi, semua kesan itu bakal lenyap seketika jika saat mendekat,  tubuhnya menguarkan aroma yang membuat Anda pingsan di tempat.

 Jangan sampai kejadian memalukan seperti ini menimpa pria yang Anda cintai! Sebab, selain tubuh ideal, keseluruhan ‘bungkus’, seperti kulit sehat, tubuh dan napas yang wangi, serta rambut tebal, sama pentingnya. Semua itu adalah ‘aksesori’ yang membuat pria Anda terlihat makin memesona.

Pada pria, tingginya hormon testosteron memicu lebih banyak produksi apocrine, keringat yang terbentuk di wilayah tubuh khusus, seperti di ketiak, selangkang, telapak tangan, dan telapak kaki, yang  kerap menimbulkan bau tak sedap. Selain menjaga kebersihan diri, pola makan ikut memengaruhi.

Mengurangi konsumsi kopi, cola, dan cokelat bisa menurunkan produksi apocrine. Demikian juga mengurangi konsumsi protein hewani dan memperbanyak makan sayuran, bisa mengurangi bau tubuh tak sedap. Protein hewani, baik dari daging, susu, maupun telur, memberi sifat asam pada tubuh. Bau asam ini akan keluar lewat keringat. Ini menjadi pertimbangan sendiri bagi pria yang membutuhkan protein tinggi karena ingin meningkatkan massa otot.

“Untungnya, sumber protein tidak hanya bisa diperoleh dari hewan, tapi juga bisa dari sumber nabati atau tumbuh-tumbuhan,” ujar Ahli nutrisi dan kebugaran, dr. Phaidon Toruan. Beberapa sumber protein nabati yang bisa menjadi pilihan, di antaranya kacang hijau, kacang merah, kacang hitam, kedelai, dan almond. Nasi sehat dari beras merah atau hitam juga bisa menjadi alternatif.

Advertisement
Rambut yang tebal dan sehat juga menjadi obsesi pria. Sayangnya, lagi-lagi karena masalah alami, 25% pria mulai mengalami kebotakan di usia 30. Penyebabnya adalah hormon seks dihydrotestosterone (DHT). Hormon ini secara bertahap mengurangi jumlah folikel rambut di kulit kepala. Akibatnya, kulit kepala makin lama makin licin tanpa helaian rambut. Kelenjar produksi minyak pada kulit kepala pria juga lebih besar dan memicu ketombe.

Sama halnya pembentukan tubuh ideal, mendapatkan rambut yang ideal  juga menyangkut asupan nutrisi yang tepat. Mengonsumsi ikan-ikanan, seperti makarel, sarden, salmon, dan tuna yang kaya omega 3 (lemak tak jenuh) dapat menjaga kualitas rambut dan kulit kepala tetap sehat. Protein dalam telur yang mengandung vitamin B12, biotin, dan asam amino, membantu pertumbuhan rambut. Sementara itu, daging sapi, tiram, dan kacang-kacangan kaya akan unsur zinc (zat besi) yang dapat mencegah kerontokan rambut dan munculnya uban di usia dini.

Bagaimana untuk urusan kulit? Hormon testosteron membuat tumpukan tebal sel di lapisan epidermis kulit, sehingga kulit pria secara alami lebih tebal daripada kulit wanita. Hormon ini juga meningkatkan produksi sebum, sehingga kulit pria cenderung lebih berminyak dan memiliki pori-pori yang besar. Namun, kulit pria juga mudah kering. Enggak asyik juga memandang kulit pasangan atau kekasih yang tampak kering, kusam, bahkan bersisik.

Sebenarnya, ada banyak cara sederhana yang bisa ditempuh. Misalnya, minum air putih. Tubuh manusia, termasuk kulit, butuh 1,5 -  2,5 liter (10 gelas besar) air per hari, bahkan lebih jika berada di ruang ber-AC. Jangan tunggu haus dulu, baru minum. Dehidrasi bisa menyebabkan kulit pecah-pecah dan perih.

Cara lain jika Anda ingin kulit pria Anda lebih halus saat Anda belai, sodori ia   makanan yang kaya vitamin A, seperti wortel, ubi, susu, atau sayuran hijau. Sebab, kekurangan vitamin A juga bisa menyebabkan lapisan atas kulit memproduksi lebih banyak keratin (protein serat yang kuat, yang membentuk rambut dan kuku), sehingga membuat kulit kasar, seperti bersisik. Ini saatnya memanjakan perutnya, sekaligus merawat penampilannya.(f)





 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?