"Ada banyak bentuk pengembangan diri yang masih harus saya lakukan. Yang pertama sebagai gitaris. Tentunya saya tidak akan pernah berhenti belajar. Saya senang belanja banyak CD album dari berbagai aliran hanya untuk browsing. Kalau sedang tidak nge-band, saya sering menjadi additional player atau pemain tambahan untuk orang lain. Bukan hanya melatih skill bermain gitar, tapi juga untuk menajamkan insting saya sebagai produser," tuturnya.
Namun, ia mengakui masih harus belajar banyak sekali sebagai pelaku bisnis di industri musik. Dengan bermain bersama orang lain, ia bergaul dan menambah pemahaman tentang jalannya industri ini. Kalau dulu pada awalnya ia terlibat langsung dalam keseharian perusahaan, sekarang ia sudah bisa memercayakan berbagai hal kepada orang-orang profesional yang bekerja untuk E-Motion. "Saya ingin mengembangkan E-Motion sesuai dengan perkembangan teknologi. Saat ini digital content menghasilkan banyak sekali keuntungan, banyak sekali peluang usaha di sana. Saya tidak mau berkutat dalam bentuk bisnis musik yang tradisional. Tapi, di saat yang sama, kualitas musik yang saya produksi harus tetap diutamakan."
Primarita Smita