Perlengketan Usus
Perlengketan usus biasanya terjadi karena proses infeksi di dalam perut, seperti infeksi pada usus buntu maupun saluran ovarium. Penyebab lain adalah komplikasi dari kebocoran usus, baik usus halus, usus besar, ataupun usus buntu.
Gejala yang terasa antara lain nyeri perut seperti rasa mulas, kesulitan untuk buang angin, dan sembelit. Perut juga terasa kembung serta terlihat membuncit.
Mereka yang mengalami perlengketan usus bersifat total biasanya sama sekali tidak bisa buang angin dan buang air besar, sehingga harus segera menjalani operasi. “Sementara pada perlengketan usus parsialis, bisa dilakukan terapi konservatif terlebih dulu. Misalnya, dengan pemberian obat pencahar, pemberian obat yang dapat mengurangi perlengketan pada usus, menjalani fisioterapi dengan latihan otot perut dan kelenturan organ serta jaringan ikat dalam perut,” terang dr. Bahdar. (f)