Dengan setengah hati, Alif mengikuti kemauan ibunya. Ia pun bersekolah di Pondok Madani, sebuah pesantren di Ponorogo. Di sana, ia bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah, Baso dari Gowa, Atang dari Bandung, Raja dari Medan, Said dari Surabaya, serta Dulmajid dari Madura. Apakah Alif dapat bertahan di kehidupan pesantren yang sangat disiplin dan jauh dari keluarga? Atau dia tetap berkeras mengikuti keinginannya dulu?
Film yang bercerita tentang perjuangan, persahabatan, dan mimpi ini sangat menarik. Apalagi akting para tokoh sangat baik. Bersiaplah tertawa dan menangis menonton film yang sangat inspiratif ini.
Djamilah