Food Trend
Mitos Bumbu Rujak

16 Sep 2013


“Jangan ngomong kalo lagi ngulek bumbu. Gagang cabe juga enggak boleh dipotong. Pamali...,”  ungkap Siti Maia, almarhumah ibu saya, dulu... saat saya diminta ngulek bumbu rujak.

Boleh  percaya boleh tidak, kunci kenikmatan rujak  memang terletak pada bumbu yang disiram atau diaduk ke buah-buahan. Dan, menyangkut soal bumbu, berarti juga menyangkut soal selera yang tak dapat didebat. Tiap orang, tiap daerah, punya cara meracik bumbu.  Di Jawa Timur misalnya, umumnya bumbu untuk rujak berbasis petis udang, sehingga hidangannya   disebut  rujak petis.

Advertisement
Di budaya lain, tak jarang ada bagian dari bumbu ataupun cara memperlakukan bahan bumbu tersebut yang menjadi andalan (kalau tak bisa disebut rahasia) dari si pengolah bumbu, hingga bumbu rujak tersebut menjadi sangat khas rasanya di lidah.  Para penikmat rujak akan memburu tempat-tempat penjaja rujak yang bumbunya ngangenin untuk  dicicipi.  Umumnya, bumbu rujak cenderung menyertakan kacang tanah yang telah digoreng/disangrai sebagai bagian dari bumbu olahan. Mau tahu racikan sambal kacang untuk rujak?

Ulek halus 2-3 buah cabai rawit merah, 1 sdt terasi goreng, ½ sdt garam, 100 g gula merah, dan 2 sdm air asam jawa (dari 1 sdt asam jawa dan 3 sdm air). Tambahkan 150 g kacang tanah goreng, ulek rata. Tambahkan 150 g nanas cincang kasar. Ulek jangan terlalu hancur. Sajikan buah-buahan dengan sambal rujak. (f)





 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?