Dunia kuliner saat ini sudah menembus batas-batas geografi. Makanan khas dari satu negara bisa ditemukan dan dinikmati di mana saja. Di kota-kota besar seperti Jakarta, mudah kita temui jajanan khas mancanegara, termasuk yang dijajakan di pinggir jalan. Tak ada salahnya menantang petualangan lidah kita.
TURKI
• Roti Simit (+ 300 kalori per buah)
Mirip seperti bagel yang ditaburi biji wijen. Penganan yang pas disanding dengan secangkir teh Turki untuk memulai hari.
Tinjauan gizi: Sumber energi yang baik, namun perlu dikombinasi dengan makanan berprotein.
JEPANG
• Okonomiyaki (+ 200 kalori per porsi (1/5 bagian)
Semacam puyonghai (fu yong hai). Terbuat dari adonan tepung terigu dan telur ayam dengan isi irisan kol, bawang daun, potongan ikan, daging sapi, udang, cumi-cumi, dan lainnya sesuai dengan selera, dan digoreng di atas wajan datar (biasa disebut teppan). Disajikan bersama mayones, serutan ikan bonito asap (kastuobushi), rumput laut kering (aonori), dan saus okonomiyaki yang manis.
• Takoyaki (+ 53 kalori per buah)
Bola-bola tepung berisi potongan gurita yang dipanggang, disajikan dengan saus khusus yang manis, mayones, serutan katsuobushi, dan aonori.
Tinjauan gizi: Camilan ini menyumbang kalori yang cukup tinggi, juga membantu memenuhi protein. Tak masalah untuk camilan, asal tidak berlebihan, apalagi di Jepang biasanya Anda akan banyak berjalan kaki.
KANADA
• Poutine (+ 400 kalori per 100 gram)
Kentang goreng dengan taburan keju dan gravy sauce.
Tinjauan gizi: Sangat tinggi kalori dari karbohidrat, lemak, dan protein. Sebaiknya dikombinasikan dengan buah dan sayuran untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral.
Naomi Jayalaksana