Menurut dr. Bahdar T. Johan, Sp.PD, terapi hidrokolon pada prinsipnya adalah memasukkan cairan melalui anus ke dalam usus besar. Pengobatan ini sebenarnya diberikan bagi penderita konstipasi (sembelit) atau adanya kotoran yang keras dan sulit keluar dari usus besar.
Tidak semua orang boleh melakukannya. “Pada sebagian orang, sebaiknya tidak dilakukan, misalnya pada mereka yang ususnya memiliki luka. Tindakan tersebut malah dapat menyebabkan kebocoran pada usus,” jelas dr. Bahdar.
Jika Anda ingin membersihkan saluran cerna, para ahli lebih menyarankan cara yang alami, yaitu dengan menjalani diet sehat seimbang, konsumsi serat tiap hari, serta perbanyak asupan air putih.(f)