Food Trend
Konsistensi Icing

22 Aug 2014


Icing harus memiliki konsistensi sesuai dengan penggunaannya. Bila tidak, maka akan bermasalah saat dioleskan ke atas cake. Banyak faktor yang memengaruhi, yaitu kelembapan, temperatur, bahan, dan alat yang digunakan untuk membuat icing.
   
Sebagai panduan dasar, jika terjadi masalah dengan icing, tak perlu panik. Bila icing terlalu encer, tambahkan gula bubuk halus. Jika terlalu kental, tambahkan sedikit cairan. Ada 3 konsistensi icing yang bisa menjadi acuan, yaitu:

Advertisement
Stiff icing. Ditandai dengan tekstur yang kokoh. Digunakan untuk membuat hiasan yang tidak mudah terlepas, seperti hiasan bunga di atas cake. Jika icing retak atau pecah saat dipakai, berarti terlalu kaku. Solusinya, tambahkan sedikit sirop jagung agar elastis.
Medium icing. Teksturnya tidak terlalu lembek dan tidak terlalu kaku. Bisa dipakai untuk melapisi pinggiran cake. Susu dan air bisa ditambahkan untuk mendapatkan konsistensi yang dibutuhkan.
Thin icing. Memiliki tekstur yang lebih ringan dan lembek. Berguna untuk membuat dekorasi tulisan pada cake.(f)




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?