Memang, teknik falsetto Peter yang khas terdengar sangat prima. Usia rupanya tak membuat ketiga pentolan asli Earth Wind and Fire—Peter, Ralph, dan Verdine—itu mengendurkan stamina dan musikalitas mereka. Tak kalah dengan 9 pemain pendukung lainnya yang mayoritas masih muda, salah satunya adalah anak Peter, Philip Doron Bailey (backing vocal dan perkusi).
Dari 19 tembang yang dibawakan malam itu, lagu-lagu hits mereka seperti Got to Get You, Fantasy, September, dan Let’s Groove yang dibawakan medley di paruh akhir konser, sukses membuat penonton yang duduk di tribun berdiri dan bergoyang hingga konser berakhir. Rasanya, penonton Indonesia jarang sekali terlihat sekspresif ini. Teriakan ‘more, more, more’ pun diserukan penonton ketika mereka masuk ke backstage usai lagu Mighty Mighty. Kejutan yang sudah bisa ditebak, mereka kembali ke atas panggung dan membawakan In The Stone yang menjadi puncak kemeriahan malam itu.
Eka Januwati
Foto: Eka