Sidat juga memiliki kandungan asam lemak omega 3 sehingga dapat mempertajam daya ingat, juga menghilangkan racun tubuh serta memperlambat penuaan. Tak heran jika Jepang dan Korea tergila-gila pada ikan ini, dan berburu hingga ke Indonesia. Di Korea, ikan sidat diolah hampir sama dengan masakan Jepang, juga dapat diolah sebagai sautéed eel (sidat tumis). Konsumen Eropa lebih menyukai ikan sidat berukuran besar. Konsumen dari negara Inggris, Italia, Prancis, Polandia, dan Denmark menyukai sidat segar, sedangkan masyarakat Belanda dan Jerman menyukai sidat asap (smoked eel).