Sama halnya dengan beras merah, sagu, singkong, ubi, atau talas, gandum merupakan sumber karbohidrat kompleks dan kaya serat. Karena itu, proses pencernaannya pun berlangsung perlahan, sehingga memberikan efek rasa kenyang lebih lama. Hal ini berkaitan dengan serapan karbohidrat yang tidak berlebihan, sehingga mengurangi risiko penumpukan lemak pada sel tubuh. Cocok untuk mereka yang ingin menurunkan berat badan.
Bukan itu saja, dalam 100 gram gandum juga terkandung zat besi (3,1 mg) dan kalsium (36 mg), dengan jumlah glukosa yang rendah. Hal tersebut tentu bermanfaat untuk membantu penyembuhan beberapa jenis penyakit, seperti jantung koroner dan darah tinggi.
Ternyata, gandum juga mengandung senyawa fitokimia (senyawa tanaman) yang membantu menekan risiko penyakit kardiovaskuler. Antioksidan di dalam gandum juga dipercaya dapat mengikat ion radikal bebas dari lingkungan, sehingga tidak membahayakan tubuh. (BERLIANTI SAVITRI)