Kelihatannya dengan mengontrol Anda seakan-akan kekasih ingin melindungi Anda, tetapi sebenarnya ini dilakukan untuk melindungi dirinya sendiri dari dunia luar. Kurangnya rasa percaya diri membuat kekasih takut kehilangan Anda, sehingga mengambil sikap untuk membatasi pergaulan, mengontrol penampilan Anda, dan seterusnya. Ia akan selalu merasa terancam oleh kehadiran orang-orang di sekitar Anda, apalagi bila mereka terlihat memiliki kelebihan yang mungkin tak dimiliki kekasih. Ini semua dilakukan untuk memenuhi kebutuhannya tanpa peduli akan kebutuhan Anda. Kalau Anda membiarkan ini berjalan terus, Anda akan terperangkap dalam hubungan yang tidak sehat.
Sebenarnya, kekasih Anda tidak berubah, hanya kini ia mulai menunjukkan kepribadian diri yang sebenarnya. Beruntung Anda cukup peka untuk melihat semua ini, karena inilah yang akan Anda hadapi seterusnya. Bila merasa terganggu, Anda perlu menghentikan perilakunya dengan menunjukkan penolakan. Anda harus menunjukkan hubungan seperti apa yang Anda inginkan, serta bagaimana Anda ingin diperlakukan. Bila kekasih tetap bersikap demikian, sebaiknya Anda meninjau kembali hubungan ini. Lebih baik Anda membina hubungan kasih dengan pasangan yang membuat Anda nyaman, bukan sebaliknya, malah merasa terganggu.
Posesif adalah sikap menguasai yang lain guna membahagiakan diri sendiri.
Perubahan sikap yang dilakukan calon pasangan Anda dipengaruhi oleh lamanya hubungan berlangsung. Ia merasa amat dekat dengan Anda dan berhak mengatur hidup Anda. Sikapnya ini lebih dilandasi sikap posesif, sehingga Anda merasa tidak nyaman. Ia akan cenderung lebih posesif ketika hubungan menjadi lebih dekat, karena peluang melangkahi privasi satu sama lain menjadi lebih terbuka.
Jika Anda merasa tidak nyaman dengan sikap posesifnya, namun Anda merasa nyaman bersahabat dengannya, batasi hubungan Anda hanya sebatas teman atau sahabat, bukan sebagai kekasih.