Di akhir pekan yang cerah dan santai, 2 Agustus lalu, femina menyapa pembaca Bogor, lewat acara bincang-bincang bertajuk: Jadi Dirimu + Jadi Inspirasi. Bertempat di Hotel Novotel Bogor, talk show yang disponsori oleh Emeron Indonesia ini dibawakan oleh psikolog Ratih Ibrahim.
Kita sering mendengar ungkapan ‘menjadi diri sendiri’. Kalimat ini terdengar mudah dan sepele, padahal praktiknya amatlah sulit. “Menjadi diri sendiri itu seperti dilema. Dalam hidup, selalu ada perubahan. Bisa yang tak terduga, bisa juga kita yang menginginkannya. Makanya, kita harus jadi orang yang fleksibel mengikuti perubahan,” ungkap Petty S. Fatimah, saat membuka acara yang rencananya akan dilangsungkan di 10 kota di Indonesia ini.
Ratih mengungkapkan, “Wanita punya banyak sekali peran. Di keluarga, karier, sebagai warga, dan sebagainya. Peran yang banyak ini berpotensi menimbulkan konflik. Tak sedikit yang akhirnya menjadi gamang,” tutur psikolog dari Personal Growth ini.
Wanita, menurut Ratih, harus punya self esteem yang bagus. Sebab, wanita yang punya kemampuan dan kepercayaan pada dirinya, akan bisa mengambil pilihan-pilihan yang sehat.
Berbicara tentang penampilan, dalam kesempatan ini, pakar rambut Alex Rachmansyah membagi informasi tentang tren styling rambut. Benarkah rambut pendek sekarang sedang menjadi tren? “Tren itu tidak harus selalu pendek. Sebetulnya, gaya rambut bisa disesuaikan dengan kebutuhan, dan kesesuaian karakter bentuk wajah,” ungkap Alex, yang menekankan, apa pun jenis rambutnya, yang penting sehat dan terawat.
Ficky Yusrini
Foto: Shinta Meliza (Icha)