Foto: Pixabay
Lembaga survei Gallup (2013) melaporkan bahwa dalam 50 tahun terakhir jam tidur kita di malam hari jauh berkurang. Di Amerika Serikat, 59% tidur selama lebih kurang 7 jam, sementara 40% lainnya tidur kurang dari 7 jam dalam sehari.
“8,5 hours is the new 8 hours. Kalau dulu anjuran kebutuhan tidur adalah 8 jam per hari, maka temuan ilmiah terbaru mengatakan bahwa 8,5 jam adalah jumlah yang tepat,” ungkap Daniel Gartenberg, Ph.D, pakar psikologi kognitif dari Penn State University, Amerika Serikat.
Rupanya, penambahan waktu 30 menit ini sangat signifikan terhadap kualitas waktu tidur Anda. Menurutnya, untuk mendapat total waktu tidur berkualitas selama 8 jam, maka Anda harus mulai tidur sejak 30 menit sebelumnya!
“Orang yang sehat menghabiskan 90% waktu di tempat tidur untuk tidur. Jadi, jika Anda hanya berada di atas tempat tidur selama 8 jam, maka waktu tidur rata-rata Anda sebenarnya hanyalah 7,2 jam,” jelas Daniel.
Tak perlu khawatir Anda akan kesulitan mengejar kebutuhan minimal waktu tidur ini. Sebab, Anda tidak perlu memenuhi kebutuhan waktu tidur itu secara sekaligus. Anda bisa menebusnya secara bertahap.
Anda bisa memenuhi kekurangan waktu tidur di malam hari dengan tidur siang berkualitas selama 20-30 menit. Bahkan, hanya dengan memejamkan mata, atau ‘tidur ayam’, otak Anda akan beranjak menuju fase gelombang theta, yaitu kondisi otak yang Anda capai saat melakukan meditasi.
“Dengan kata lain, kalau tidak sempat tidur, meditasi saja!” saran Daniel. (f)
Topic
#Kesehatan, #tidur