Karena bunga adalah bentuk ekspresi tersendiri, tak heran jika rangkaian bunga, baik berbentuk hand bouquet maupun ditata indah dalam wadah, menjadi seni terapan yang banyak diminati. Berbagai sentuhan budaya pun bisa menginspirasi penataan bunga itu.
Femina bersama Vincent Hartono dari Via Fleurs mengadakan Modern European Flower Arrangement Workshop, yang berlangsung di Fruition, butik multibrand di Level 2 Plaza Senayan, Jakarta, pada 17 Februari 2024.
Di siang hari yang menyenangkan itu, Vincent mengajarkan merangkai bunga jenis everyday bouquet, yang biasa untuk keperluan sehari-hari. "Everyday bouquet ini bisa untuk antaran ke relasi, hiasan di rumah, dan sebagainya," jelas Vincent.
Sahabat Femina pun mendapatkan ilmu baru sekaligus langsung praktik merangkai bunga dalam wadah keranjang cantik.
Vincent mendemokan rangkaian bunga yang didominasi mawar peach avalanche (sesuai warna hits tahun ini dan menyimbolkan keindahan dan rasa syukur) dan chrysanthemum warna spray salem, ditemani carnation warna spray coral, juga snapdragon warna putih-pink.
Bunga-bunga ini juga dilengkapi daun hias mimosa dan pandorea, sehingga menambah nilai estetik dari rangkaiannya.
Vincent memulai workshop dari cara memilih spons yang menjadi wadah menancapkan tangkai bunga dan daun, lalu cara memotong tangkai bunga, hingga tips menancapkan tangkai bunga dan daun, serta bagaimana membuat outline dalam merangkai bunga.
"Daun-daun di tangkai bunga sebaiknya dibersihkan, agar bunga lebih segar karena asupan airnya tidak terhalang," kata Vincent. "Jangan lupa juga memotong tangkai bunga secara diagonal, sehingga air lebih mudah diserap."
Tak berapa lama, rangkaian bunga ala Eropa dari Vincent sudah siap. Saatnya praktik jadi momen seru bagi para peserta.
Meski beberapa peserta ada yang sudah berpengalaman dalam merangkai bunga, tetap saja mereka mengaku senang mendapatkan ilmu baru. "Beberapa tips dari Vincent bisa jadi masukan berguna saya," kata Maya, yang bekerja sebagai florist.
Foto: Trifitria Nuragustina
Ketika rangkaian bunga para peserta hampir selesai, Vincent memeriksa satu per satu, dan memberi masukan agar karya para peserta lebih baik lagi. Tambahkan carnation, pindahkan posisi mawar agar menciptakan depth dan dimensi, berikan lagi daun pandorea, dan seterusnya. Vincent juga memberikan tips membuka kelopak mawar sehingga terlihat berbeda.
Awalnya, peserta workshop memang mengikuti bentuk bouquet yang didemokan Vincent. Namun, seiring waktu dalam merangkai, karya mereka satu sama lain jauh dari terlihat seragam, karena adanya sentuhan pribadi yang tentu saja berbeda-beda. Persamaannya dengan rangkaian milik Vincent: Sama indahnya.
Workshop ditutup dengan kejutan manis dari Fruition; tiap peserta mendapatkan sepasang sneakers yang cocok banget dipakai berolahraga atau bergaya, serta voucer diskon belanja di Fruition.
Selain itu, sambil membawa pulang dengan bangga bouquet mereka masing-masing, Sahabat Femina mendapatkan goody bag dari Femina yang berisi cookie dan iced chocolate dari Pipiltin Cocoa, serta Custard Bun dan kopi dari toko roti asal Prancis, PAUL.
Foto: Trifitria Nuragustina
UOB Ajak Wanita Menerapkan Mindful Living dalam Kehidupan
Indonesian Women's Forum 2023: Inovasi, Kolaborasi, dan Aksi Menuju Gaya Hidup Berkelanjutan
Topic
#feminaxfruition, #eventfemina, #workshop