Nawasi Laisha yang akrab dipanggil Wawa itu menjadi sosok baru Wajah Femina, yang kini hadir dengan semangat baru yang menegaskan filosofi penting tentang representasi perempuan Indonesia masa kini.
Lebih dari sekadar ajang pencarian bakat, Wajah Femina menjadi wadah pengembangan diri sekaligus ruang untuk melahirkan sosok-sosok inspiratif yang mampu membawa dampak positif bagi masyarakat.
Filosofi baru perempuan Indonesia
“Wajah Femina 2025 hadir dengan filosofi baru, mencari representasi perempuan muda Indonesia yang Berdaya, Bergaya, dan Berbudaya,” ujar Zornia Harisantoso, Chief Brand Officer Femina.Menurut Rubinni Kartohadiprodjo, CEO Pradipta Daya Sakti, yang menaungi Femina dan Gadis, konsep ini dirancang untuk menegaskan identitas perempuan masa kini.
“Perempuan Indonesia harus mampu menunjukkan diri sebagai sosok yang berdaya (empowered), memiliki gaya personal penuh percaya diri, sekaligus menjunjung adat dan budaya Indonesia. Tanpa upaya menjaga identitas budaya, perempuan Indonesia akan kehilangan pijakan masa depan,” jelas Rubinni.
Dengan filosofi ini, 20 perempuan muda yang terpilih dari berbagai penjuru Tanah Air telah menjalani masa karantina sejak 29 September 2025. Mereka bukan hanya mahasiswa atau profesional muda, tetapi juga sosok dengan kepedulian sosial tinggi yang memiliki visi menciptakan perubahan bermakna.
Malam final penuh warna
Dalam tema Berdaya, Bergaya, Berbudaya, Malam Final Wajah Femina 2025 digelar di Teater Wahyu Sihombing – Taman Ismail Marzuki, Jakarta, dipandu Nia Elvira (Finalis Wajah Femina 2004) dan Imam Wibowo.Acara yang digelar dalam suasana hangat ini dipenuhi para pendukung Finalis Wajah Femina 2025. Penampilan Prinsa Mandagie, Dominique Adhadiaz, dan Vintonic memeriahkan acara.
Namun bintang utama tentu saja 20 Finalis Wajah Femina 2025. Mereka tampil menawan dalam tiga penampilan busana koleksi desainer Tanah Air, setelah dirias oleh Sariayu, dan ditata rambutnya oleh Irwan Team Hair Design memakai styling tools dari ghd.
Saat membuka acara, para penonton terpesona pada kecantikan Indonesia para finalis dalam kebaya yang dipadankan wastra seperti batik, songket dan jumputan koleksi Roemah Kebaya Vielga.
Nomor pembukaan ini juga penting bagi para finalis, karena penampilan mereka dalam semangat #KitaBerkebaya ini juga dinilai Dewan Juri.
Di penampilan kedua, Finalis Wajah Femina 2025 merepresentasikan perempuan Indonesia yang berdaya, stylish, dan dinamis, dalam koleksi ready-to-wear Adrie Basuki, Danjyo Hiyoji, serta Jan Sober. Penampilan mereka dilengkapi aksesori Joglo Ayu Tenan.
Dan saat penobatan, keduapuluh finalis terlihat anggun dan segar dalam busana Suedeson dengan aksesori Joglo Ayu Tenan.
Deg-degan Top 10
Saat penampilan kedua, Finalis Wajah Femina 2025 tidak menunjukkan kesan sedikit pun kalau mereka deg-degan.Mereka pantas banget deg-degan, karena untuk pertama kalinya Wajah Femina memilih Top 10 untuk menjawab pertanyaan Dewan Juri. Namun 10 Finalis lainnya tak perlu berkecil hati, karena mereka masih punya kesempatan untuk meraih Pemenang Favorit (berdasarkan like di Instagram Femina) dan Pemenang Busana Nasional.
Top 10 Wajah Femina 2025 adalah: Finalis 2 Annisa Effendi, Finalis 3 Ayesha Felice Nayyara Zain, Finalis 4 Khalisha Cantara Ramadhany, Finalis 6 Sekar Aulia Rachmasari, Finalis 11 Alfath Alima Hakim, Finalis 12 Azura Jasmine Adrian, Finalis 14 Isabel Angelina Sianturi, Finalis 17 Ichsanya Annisa Masagantha, Finalis 18 Aulia Muzdalifah Sahara Sugeha, Finalis 19 Nawasi Laisha Ramadhania, dan Finalis 20 Annisa Ramadhina Putri Aryadi.
Penampilan istimewa Alumni Wajah Femina
Fashion show istimewa dari Alumni Wajah Femina lintas generasi paling ditunggu-tunggu. Mereka membawakan busana koleksi terbaru Wilsen Willim dengan penuh keanggunan. Generasi dekade 80-an diwakili oleh aktris Diah Permatasari (Pemenang II Wajah Femina 1989), dan dekade 90-an diwakili oleh Koming (Pemenang I & Pemenang Busana Nasional Wajah Femina 1993).
Generasi 2000-an ada dua juga, yaitu Advina (Finalis Wajah Femina 2005), dan aktris Ully Triani (Pemenang II & Pemenang Favorit Wajah Femina 2007).
Sementara generasi 2010 ke atas diramaikan Dianna Lo (Pemenang Best Catwalk Wajah Femina 2012), Jessica Eveline (Pemenang Favorit Wajah Femina 2013), aktris Alya Nurshabrina (Pemenang I Wajah Femina 2014), Meiyola Berlina (Pemenang III Wajah Femina 2014), serta Tiffany Zhu (Pemenang I Wajah Femina 2016).
Para alumni yang bersinar menunjukkan bahwa lewat Wajah Femina, para finalis bisa terus bertumbuh menjadi pribadi yang membawa pesan-pesan positif.
Setelah melalui proses penjurian ketat, Dewan Juri yang terdiri atas Rubinni Kartohadiprodjo (CEO Pradipta Daya Sakti), Zornia Harisantoso (Chief Brand Officer Femina), Ratih Ibrahim, M.M, Psikolog (Psikolog Klinis, CEO Personal Growth), Indayati Oetomo (International Director John Robert Powers Indonesia), dan Wulandary Herman (Pemenang II Wajah Femina 2008, Supermodel, Master of Law), memilih para pemenang yang merepresentasikan filosofi Berdaya, Bergaya, Berbudaya:
Pemenang I: Nawasi Laisha Ramadhania, 22, Jakarta Selatan
Pemenang II: Alfath Alima Hakim, 22, Bogor
Pemenang III: Ayesha Felice Nayyara Zain, 21, Depok
Pemenang Favorit: Ichsanya Annisa Masagantha, 19, Jakarta Selatan
Pemenang Busana Nasional: Azura Jasmine Adrian, 23, Tangerang Selatan
Berdaya, Bergaya, Berbudaya
Wajah Femina terus membuktikan diri sebagai wadah yang melahirkan perempuan inspiratif. Sejak pertama kali diadakan pada 1986, ajang ini telah memperkenalkan figur publik ternama seperti Memes, Diah Permatasari, Isyana Bagoes Oka, Lola Amaria, Wulandary Herman, hingga Patricia Gouw.
Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini adalah perjalanan personal bagi setiap pesertanya. “Kami ingin para peserta tidak hanya tampil memukau di panggung, tetapi juga meninggalkan jejak positif di masyarakat,” Zornia menegaskan.
Dengan semangat Berdaya, Bergaya, Berbudaya, Wajah Femina 2025 menjadi representasi baru perjalanan perempuan muda Indonesia yang penuh makna.
Pelaksanaan Wajah Femina 2025 tak lepas dari dukungan Indonesia Kaya, ghd Indonesia, dan Garmin Indonesia, yang berkomitmen untuk terus mendukung platform pengembangan diri dan potensi perempuan Indonesia.
Wajah Femina 2025 juga didukung penuh oleh Taman Ismail Marzuki, Jakpro, Jambuluwuk Hotel & Resort, Oakwood Suites La Maison Jakarta, Uniqlo, Saul, Roemah Kebaya Vielga, Joglo Ayu Tenan, ZAP Premiere, Vsoy, Via Fleurs, Toko Kopi Tuku, Terra, Sunpride, Rumah Sakit Gigi dan Mulut Yarsi, Riana Melia NTB Pearls, Reload Gym, Mamanara Kitchen, Kaloka Pottery, Juis, Guess Accessories, frank green, Cap Bali, 5asec, Top Model District, TALKINC, Qory Sandioriva, Personal Growth, John Robert Powers, Adrie Basuki, Amotsyamsurimuda, Danjyo Hiyoji, Jan Sober, Suedeson dan Wilsen Willim.
Ajang kali ini juga berkolaborasi dengan mitra komunitas di antaranya Swiss German University, Universitas Mercubuana, UGM Cantik, Atmajaya Cantik, Model's Clinic, Abang None Jakarta Pusat, Mojang Jajaka Kota Bogor, Universitas Tarumanegara, LSPR Modelling, Miss Beauty Indonesia, Ganevo Management, Jambi Fashion Society Model, MS Production, Regina Pacis, Artikawhulandary Beauty Camp.
Dan didukung juga oleh mitra media mulai dari Fox Radio Bali 99.3 FM, Fox Radio Bali 102 FM, Radio Istara, Jeje Radio, Z99.9 FM, Delta Bandung, Prambors Bandung, Indo Pageant, Mustang FM, Kis FM, MD TV, IDN Times, Fimela, Gadis dan Parenting Indonesia.
5 Pemenang Wajah Femina 2025 mendapatkan hadiah dari ghd, Garmin smartwatch, paket Sariayu, voucher Irwan Team Hairdesign, voucher Uniqlo, Baju Roemah Kebaya Vielga, baju Saul, voucher ZAP Premier, paket Vsoy, perhiasan Guess Accessories, baju Cap Bali, dan perhiasan NTB Pearls, khusus Pemenang 1, 2 dan 3 mendapat membership Reload Gym. (f)
Laili Damayanti
Topic
#WajahFemina2025 , #BerdayaBergayaBerbudaya