Trending Topic
Letjen TNI Doni Monardo Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari IPB

28 Mar 2021


Foto: Dok. Satgas Covid-19

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang sekaligus menjadi Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Letjen TNI Doni Monardo menerima gelar Doktor Honoris Causa atau Doktor Kehormatan dari Institut Pertanian Bogor (IPB).
 
Salah satu alasan diberikannya gelar ini adalah karena program yang dilakukan oleh Doni di sektor sumber daya alam dan lingkungan. "Ini adalah kerangka teoritik yang bisa menjelaskan hubungan sumber daya alam lingkungan, yang proses perdamaian bahwa proses governance yang baik dalam pengelolaan lingkungan dan sumber daya alam akan mampu meredakan konflik," kata Arif Satria, Rektor IPB, dalam sidang terbuka IPB "Penganugerahan Doktor Kehormatan" yang dilakukan secara virtual kemarin Sabtu 27 Maret 2021.
 
Salah satu model tata kelola sumber daya alam dan linkungan yang dilakukan Doni adalah Program atau gagasan emas biru dan emas hijau saat ia bertugas sebagai Pangdam XVI/Pattimura di Maluku. Program pembudidayaan kekayaan laut dan pertanian yang dilakukan Doni di daerah ini menyentuh sektor perekonomian masyarakat setempat. Sehingga program ini mampu mendamaikan konfik yang terjadi antara Maluku dan Maluku utara yang sudah berlangsung lama.
 
Kiprah lainnya saat Doni menjabat sebagai Komando Daerah Militer (Kodam) III/Siliwangi yang mengambil inisiatif untuk menggerakkan semua pihak untuk bersama-sama memulihkan kondisi DAS Sungai Citarum yang rusak dan tercemar.
 
Sungai Citarum merupakan salah satu sungai strategis nasional karena menjadi bahan baku air minum penduduk DKI dan Jawa Barat, sumber energi listrik Jawa-Bali. Selain itu, sungai ini juga menjadi sumber air untuk pertanian di Jawa Barat, khususnya di Cianjur, Subang, Karawang dan Kabupaten Bekasi. Sayangnya sungai ini dinobetkan sebagai salah satu sungai paling tercemar di dunia.
 
Berkat kolaborasi para pihak, saat ini kualitas air Citarum mulai membaik. Berdasarkan data Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan (BRPSDI) Kementerian Kelautan dan Perikanan, per November 2020, kualitas Sungai Citarum statusnya sudah menjadi  cemar ringan. Penelitian yang dilakukan oleh Prof. Krismono dan Tim BRPSDI pada bulan Oktober 2020 menunjukkan, ikan-ikan lokal yang sempat hilang mulai muncul kembali di Jatiluhur. Beberapa jenis ikan tersebut adalah ikan kebogerang (Twospots catfish), ikan lalawak dari famili Cyprinidae, dan ikan lembuk (Butter catfish).
 
Advertisement
Kirpah Doni dalam menangani perdagangan ilegal batu cinnabar dan penghentian penambangan emas illegal di berbagai daerah tempat ia bertugas, juga menjadi salah satu bahasan dalam orasi yang disampaikan Doni saat menerima gelar ini. Begitu juga mengenai pembangunan kebun bibit dan penyelamatan pohon langka yang dilakukannya.
 
Arif mengatakan, apa yang telah dilakukan Doni menunjukkan sikap enviroment leadership atau kepemimpinan lingkungan. Ia menjelaskan bahwa  kepemimpinan lingkungan adalah konsep untuk mewujudkan prinsip keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan.
 
"Di sini lah letak argumen mengapa IPB memberikan doktor kehormatan doktor honoris causa kepada kepada bapak Letjen TNI Doni Monardo," ucapnya. Melalui proses lebih dari satu tahun, dengan melakukan kajian terhadap rekam jejak Doni Monardo dalam konsep kepimpinan lingkungan, maka ditahun 2020 senat akademik IPB memberikan persetujuan pemberian gelar doktor kehormatan Doktor Honoris Causa kepada Letjen TNI Doni Monardo dalam bidang ilmu pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan. (f)
 


Baca juga:
Banyak Orang Tak Ingin Membantu Korban Pelecehan Seksual Karena Merasa Takut
Perempuan Penyandang Disabilitas Alami Diskriminasi Ganda
Akibat Pandemi, 80% Anak Muda Dunia Alami Penurunan Kondisi Mental


 


Topic

#honoriccausa, #lingkunganhidup

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?