Foto: Shutterstock
Saat memberi keterangan pers di Kantor Presiden beberapa waktu lalu, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, dr. Reisa Brotoasmoro, menjelaskan bahwa berlibur di rumah adalah pilihan terbaik yang ada saat ini. Sebab, kita sendiri yang mengendalikan kebersihan dan keamanan rumah kita.
Sudah lebih dari 7 bulan kita semua menahan diri untuk tidak bepergian. Rasa rindu untuk berlibur dan berbagi momen bersama keluarga pastinya sudah tak tertahankan. “Masa libur panjang yang lalu, bisa menjadi pembelajaran agar kita bisa bersikap lebih bijak di masa libur panjang kali ini,” Reisa mengingatkan pada lonjakan angka pasien COVID-19 di masa libur panjang bulan Agustus lalu. Berlibur memang baik untuk kesehatan psikologis, namun hal ini tidak mengurangi tanggung jawab kita untuk tetap melindungi diri dan orang lain dari risiko penularan COVID-19.
Jika setelah memikirkan sangat matang dan memutuskan untuk bepergian saat libur panjang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Yang pertama adalah pemilihan moda transportasi terutama untuk Anda yang berpergian ke luar kota. Pilih atau gunakan moda transportasi yang menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, seperti maskapai penerbangan, atau kereta.
Jika memilih transportasi umum, pastikan tanggal dan beli tiketnya jauh-jauh hari agar terhindar dari kerumunan dan antrean panjang. Jika menggunakan mobil pribadi bersama anggota keluarga yang aktif ke luar rumah, tetap gunakan masker di dalam mobil dan jaga jarang.
Bagitu juga dalam memilih akomodasi penginapan, pilih hotel yang disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Yang terpenting adalah untuk selalu disiplin dalam menerapkan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan) dimanapun.
Baca selanjutnya: Kegiatan Staycation Seru di Rumah
Topic
#3M, #ingatpesanibu, #satgascovid, #liburan