Sebagai negara yang terletak di pertemuan batas lempeng bumi, Indonesia memang rawan mengalami gempa bumi. Selama bulan Maret 2022 saja, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat setidaknya sudah ada 12 gempa berkekuatan di atas M 5 yang terjadi di Indonesia. Di antaranya yang paling menimbulkan korban adalah gempa bermagnitudo di atas 5 yang terjadi berkali-kali di daerah Pasaman Sumatera Barat pada Jumat, 25/02/2022.
Mengingat begitu besar potensi terjadinya gempa di Indonesia, sangat penting bagi warganya paham persiapan untuk mengantisipasi bencana ini dan cara bertahan hidup saat gempa besar terjadi. Dalam website resmi BMKG, disebutkan untuk bisa selamat, kita perlu tahu tindakan yang tepat di tiga momen terjadinya gempa berikut ini.
Sebelum Terjadi Gempa Bumi
1/ Persiapkan Lingkungan Rumah- Mengevaluasi dan merenovasi struktur bangunan Anda. Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda aman dari bahaya yang disebabkan oleh gempa bumi. Seperti jauh dari lokasi longsor, punya pondasi yang kuat, dan tidak rapuh.
- Perabotan (lemari, kabinet, hiasan) diatur agar menempel kuat pada dinding. Bisa dengan cara dipaku atau diikat untuk menghindari jatuh, roboh, dan bergeser pada saat terjadi gempa bumi.
- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang aman agar terhindar dari kebakaran.
- Letakkan benda yang berat di tempat yang rendah, atau lebih amannya letakkan di lantai.
- Cek kestabilan benda tergantung yang berpotensi jatuh pada saat gempa bumi terjadi. Misalnya, kipas angin atau lampu gantung (chandelier).
2/ Persiapkan Pertolongan Pertama
- Siapkan alat pertolongan di rumah seperti kotak P3K, senter/lampu baterai, cadangan makanan, suplemen, dan air. Letakkan pada tempat yang mudah dijangkau.
- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempa bumi, seperti, ambulance, pemadam kebakaran atau Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat).
Saat Terjadi Gempa Bumi
Website Centers for Disease Control and Prevention memberikan petunjuk menyelamatkan diri dari gempa dalam berbagai situasi.A/ Tiarap, Berlindung, Pegangan
- Tiarap. Segera menjatuhkan diri ke lantai ketika Anda merasakan goncangan keras dan tidak sempat bergerak keluar. Posisi ini bisa mencegah Anda dari terjatuh dan merangkak keluar perlahan ketika goncangan sudah menghilang.
- Berlindung. Cari perlindungan yang kuat dan aman seperti bawah meja atau kursi. Jika tidak sempat, berlindung di samping perabotan yang Anda anggap aman dan lindungi kepala serta leher Anda dengan tangan.
- Pegangan. Berpeganganlah pada tempat perlindungan Anda. Bahkan jika posisinya bergeser karena goncangan, ikutlah bergerak bersamanya. Karena tempat itu akan melindungi Anda dari semua benda yang berjatuhan.
B/ Saat di Rumah
- Jika memungkinkan, segeralah keluar dari rumah. Namun, apabila posisi Anda jauh dari pintu keluar, tetaplah di dalam rumah hingga goncangan selesai. Anda bisa terluka jika memaksa keluar saat goncangan hebat sedang terjadi.
- Segera menjauh dari kaca, benda gantung, rak buku, lemari porselen, atau perabotan besar lainnya yang bisa jatuh.
- Jika Anda sedang memasak segera matikan kompor untuk mencegah kebakaran.
C/ Saat di Gedung Tinggi
- Jauhi jendela dan dinding bagian luar gedung. Karena jendela kaca bisa pecah dan dinding bagian luar gedung bisa retak hingga jatuh ke bawah.
- Gunakan tangga untuk turun. Jangan gunakan lift karena berpotensi mati listrik dan tali lift putus.
- Apabila Anda melihat tangga penuh dengan orang-orang yang sedang turun, sebaiknya tidak usah ikut berdesakan. Karena Anda bisa terjatuh dan terinjak oleh massa yang sedang panik. Carilah tempat berlindung hingga situasi terlihat lebih aman untuk keluar.
Setelah Terjadi Gempa Bumi
- Segera periksa tubuh Anda, apakah ada luka yang cukup parah hingga membuat Anda sulit bergerak.
- Jika sudah dirasa aman, segera menuju pintu keluar dan menjauhlah dari bangunan.
- Jangan kembali lagi ke dalam bangunan yang terlihat rusak karena Anda bisa tertimpa reruntuhan.
- Jika Anda terjebak dalam reruntuhan, tetap tenang. Cobalah untuk menarik perhatian orang dengan mengetuk benda keras atau logam. Lakukan terus karena dapat meningkatkan peluang Anda untuk diselamatkan.
- Apabila Anda tinggal atau sedang berada di daerah dekat pantai, segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi karena gempa besar berpotensi menimbulkan tsunami.
- Hubungi pihak berwenang atau petugas kesehatan apabila Anda membutuhkan bantuan. (f)
Baca Juga
Kata UNICEF: Hampir Setiap Anak di Dunia Berisiko Terdampak Krisis Iklim
Tidak Hanya Aktivis, 5 Bintang K-Pop Ini Juga Peduli Lingkungan
Mengapa Harus Ekstra Waspada Saat Musim Hujan di Masa Pandemi?
Topic
#Bencana, #GempaBumi, #TipsKeselamatan, #MenyelamatkanDiri