Dok. Rawpixel
Per 4 Oktober 2020, kasus terkonfirmasi COVID-19 di Indonesia menembus angka 300 ribu. Dan ironisnya, tak ada tanda-tanda yang menunjukkan akan terjadinya penurunan kurva kasus virus corona. Bahkan puluhan negara menutup pintu mereka terhadap warga negara Indonesia yang datang ke negara mereka, karena rapot merah COVID-19 yang masih menghantui tanah air.
Salah satu hal yang menyebabkan masih tingginya kasus terkonfirmasi positif COVID-19 adalah ketidakpatuhan masyarakat dalam menjalani protokol kesehatan yang bertujuan tak hanya melindungi diri mereka sendiri, tapi juga lingkungan sekitarnya. Padahal patuh menjalani protokol kesehatan berkontribusi positif dalam mencegah penyebaran virus corona. Yaitu dengan melakukan 3M : menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Sebuah survei terbaru yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada periode 7-14 September 2020 menunjukkan adanya perbedaan kepatuhan antara wanita dan pria. Survei yang melibatkan 90.967 responden ini memperlihatkan bahwa wanita ternyata lebih patuh menjalani protokol kesehatan dibandingkan pria.
Lebih rinci, sekitar 94.8 persen wanita mengaku menggunakan masker dibandingkan responde pria, yaitu 88.5 persen. Begitu juga perihal kebersihan, sekitar 80.1 persen wanita mengaku mencuci tangan menggunakan sabun selama 20 detik, dibandingkan 69.5 pria.
Dalam survei BPS diketahui lebih jauh bahwa ternyata menjaga jarak adalah salah satu hal yang sulit direalisasikan oleh masyarakat karena berbagai alasan. Adapun 77.5 persen wanita mengaku berusaha menjaga jarak 1 meter dari orang lain, dibandingkan pria yang hanya dilakukan oleh 68.7 responden.
Menurut Sonny Harry B., Kepala Divisi Perubahan Perilaku Satgas COVID-19, bahwa salah satu alasan mengapa wanita lebih patuh adalah karena wanita merasa lebih dekat dengan keluarga mereka dan lebih sadar akan bahaya yang disebabkan oleh COVID-19.
“Wanita tahu bahwa mereka dapat menyebarkan virus ke anggota keluarga, menyadarkan mereka untuk mengikuti protokol kesehatan,” kata Sonny dalam pertemuan virtual pada hari Jumat. (f)
BACA JUGA :
17 dari 100 Orang Yakin Tidak Mungkin Tertular COVID-19
Burnout Syndrome Hantui Tenaga Medis Indonesia di Tengah Pandemi COVID-19
Dampak Pandemi COVID-19, Timbunan Sampah Naik Hingga 70%
Topic
#ingatpesanibu, #3m, #covid19, #corona, #satgas, #bnpb, #survei, #wanita