Foto: Pixabay
DOs
- Pikir-pikir
Sebelum memulai aksi kita, yakinkan dulu bahwa dialah calon pendamping kita yang paling tepat dan dia juga menginginkan hubungan ini akan terikat ke pernikahan. Jika si dia masih sulit diajak ngomong serius tentang masa depan, sebaiknya kita nggak mengangkat topik ini.
- Latihan
Ngajak nikah duluan, tuh, nggak gampang. Deg-degan? Pasti! Tenang, semua bisa berjalan baik asalkan kita pede. Lakukan hal yang bisa menambah rasa pede, misalnya latihan di depan kaca.
- Lihat sikon
Ngomongin hal yang penting butuh suasana yang bagus. Tunggu saat mood si dia lagi bagus. Lalu ajak jalan bareng dan manjain si dia seharian. Contohnya kita bela-belain mau nonton film action kesukaannya dan masak makanan favoritnya. Setelah itu baru ungkapkan perasaan kita. Jangan lupa pakai baju dan parfum kita yang sering dipuji si dia biar makin mesra.
Biarpun sepele, atur napas penting banget! Tarik napas perlahan lalu hembuskan. Perasaan yang lebih tenang bikin kita lebih siap mengutarakan keinginan kita dan nggak mendadak mundur di tengah jalan.
DON'Ts!
- On bended knee
Bertekuk lutut memang romantis, tapi nggak berlaku untuk kita. Cukup ucapkan maksud kita diiringi senyum manis dan memegang tangannya dengan mesra.
- Pokoknya harus!
Si dia nggak bereaksi? Nggak usah dipaksa, tunggu sampai dia menyatakan pendapatnya. Mungkin dia masih kaget dan merasa keduluan. Bilang saja kalau kita menunggu sampai si dia siap.(f)
Baca juga:
7 Pertanyaan Penting Sebelum Menikah
7 Hal yang Harus Diketahui Pasangan Sebelum Menyiapkan Detail Pernikahan
4 Resep Bahagia untuk Anda yang Menikah dengan Sahabat