Foto: 123RF
Devina – Malang
Saran Monty Satiadarma
Anda akan mengkhianati sahabat, jika Anda merebut kekasih dari tangannya. Sepeninggal sahabat Anda, kekasihnya mungkin mengharapkan seseorang yang dapat diajak berbagi. Ketika Anda sedang bersama kekasih sahabat dan membicarakan dirinya semasa hidup, maka kenangan akan kehadirannya membuat sosoknya tak pernah hilang dari kehidupan Anda berdua.
Saat ini, boleh jadi Anda berdua merasakan kesepian dan kehilangan karena kepergian sahabat Anda. Bila Anda kemudian merasa nyaman dengan kehadirannya sebagai teman berbagi, tak perlu membebani diri sendiri dengan rasa bersalah.
Saran Irma Makarim
Saat ini, Anda dan kekasih almarhum sahabat tengah saling memberikan dukungan untuk menghadapi masa berduka, sekaligus saling berbagi kenangan. Kedekatan ini bisa saja berkembang dalam bentuk yang berbeda dan lebih mendalam. Semuanya berpulang pada pandangan dan sikap Anda berdua dalam menjalaninya, karena Anda berdualah yang menentukan hubungan seperti apa yang diinginkan saat ini dan nanti.
Bila kelak Anda berdua hendak membangun hubungan yang lebih mendalam, penting untuk meyakinkan diri masing-masing bahwa perasaan ini bukanlah pelarian sesaat dari kesedihan. Sementara itu, wafatnya sahabat bukan berarti Anda tak bisa melanjutkan hidup tanpa dibayang-bayangi kenangannya. Jangan biarkan rasa duka ditinggal orang terkasih berujung pada perasaan bahwa Anda mengkhianatinya. Janganlah merasa bersalah terhadap berkembangnya kedekatan Anda dan kekasih almarhum sahabat, karena ini justru dapat merenggangkan hubungan Anda berdua. (f)
Baca juga:
Saat Politik Jadi Bumbu Cinta di Antara Pasangan
Merekam Cinta dengan Tagar di Media Sosial
Cemburu kepada Teman Pasangan
Topic
#MasalahHubungan