Dan jangan heran jika dia—karena tahu kamu masih single—tiba-tiba minta balikan.
Balikan sama mantan itu bukan cuma soal “masih sayang”, tapi juga soal apakah hubungan itu sendiri nantinya masih sehat atau nggak buat kamu.
Biar nggak kejebak siklus yang sama, ini tip realistis yang bisa kamu terapkan.
1/ Flashback dulu, kenapa putus?
Jangan cuma ingat yang manis-manis. Tulis jujur alasan kalian selesai. Kalau problemnya masih sama dan belum ada perubahan… ya kemungkinan besar bakal repeat lagi.
2/ Cek juga, dia berubah atau cuma kangen?
“Janji berubah” ≠ benar-benar berubah. Lihat dari aksi, bukan kata-kata. Apakah dia sekarang lebih dewasa, komunikatif, dan respect sama kamu?
3/ Tanya diri sendiri, kamu mau dia, atau cuma nggak mau sendiri?
Kadang kita kangen “rasa punya seseorang,” bukan orangnya. Be honest sama diri sendiri.
Ambil waktu; nggak harus langsung jawab iya atau nggak. Kamu berhak mikir tanpa tekanan.
5/ Tentukan batas sejak awal
Kalau mau coba lagi, sepakati hal-hal penting seperti komunikasi, effort kalian untuk hubungan ini, cara handle konflik. Jangan pernah sekali-sekali masuk tanpa aturan baru untuk yang balikan.
6/ Dengerin intuisi kamu
Kalau dari awal sudah ada rasa “Kok, kayak dulu lagi, ya…”, itu biasanya bukan tanpa alasan.
7/ Ingat, move on juga pilihan valid
Menolak balikan bukan berarti kamu jahat—itu bisa jadi bentuk kamu menjaga diri sendiri.
Balikan itu bisa berhasil kalau dua-duanya benar-benar mau membuka lembaran baru, bukan cuma karena kesepian atau nostalgia. Kalau nggak, biasanya cuma jadi season 2 yang lebih capek—nggak mau, dong….(f)
Baca juga:
7 Pelajaran tentang Perpisahan dari Lagu Good Goodbye Milik Hwasa
5 Fakta tentang Beige Flag dalam Sebuah Hubungan
5 Hal Ini Jangan Diharapkan Saat Bertemu Mantan
Brianna Relisha