Foto: 123RF
Psikolog Rosdiana Tarigan dari Universitas Tarumanegara sangat memahami beban stigma yang dialami oleh para wanita yang berstatus janda. Terlebih saat kita masih hidup di kultur di mana peran keluarga besar dalam pernikahan masih sangat signifikan di Indonesia. “Rata-rata, orang tua tidak mengizinkan putra mereka menikah dengan janda. Bahkan, ketika putra mereka berstatus duda sekalipun,” ungkap wanita yang akrab disapa Diana ini.
“Bahayanya kalau ternyata Anda bertemu dengan pria yang sangat dominan, maka bisa berkembang ke pola hubungan yang abusive karena Anda secara total menempatkan diri pada posisi submisif,” jelas Diana. Abusive tidak hanya dalam artian fisik, tapi dalam pengambilan keputusan, dan hak-hak pribadi yang dirampas.
Ia kembali menegaskan, bahwa dalam hubungan apa pun, berlaku hukum timbal balik. Bukan Anda saja yang merasa beruntung, calon suami juga orang yang beruntung. Sebab, ia bisa mendapatkan seseorang dengan kualitas diri terbaik yang Anda miliki. “Kalau kita memang orang yang baik dan tulus, maka masalahnya bukan lagi soal stigma atau masa lalu, tapi soal cocok atau tidak kita dengan dia,” tegas Diana. (f)
Topic
#pernikahan