Foto: Pixabay
1/ Kondom terlalu longgar?
Jika ya, risikonya kondom bisa terlepas saat sedang penetrasi. Plus, kondom yang kebesaran tampaknya akan sulit membantu Anda mencapai orgasme. Saat pasangan memakai kondom, pastikan kondom melekat sepenuhnya. Kalau baru saja mulai bercinta, kondomnya sudah ‘melipir’ atau malah terlepas seluruhnya, itu tanda pasangan Anda harus mengganti ukuran kondomnya.
2/ Kondom terlalu ketat
Jika kondom yang dipakai terlalu ketat, malah akan membuat tidak nyaman. “Pasangan Anda akan sulit mempertahankan ereksi hingga mencapai orgasme,” ujar Levkoff. Tandanya, saat dipasang ada garis yang menekan seperti kalau Anda memakai gelang yang terlalu ketat. Kalau Anda yang memasangkan, sebaiknya tanya pada pasangan, apakah dia merasa tidak nyaman.
Kalau ukurannya sudah pas, maka kondom akan membalut penis dengan nyaman layaknya kulit kedua, dan tidak melorot atau terlalu menekan.
Lalu bagaimana cara mencari ukuran yang pas? Ajak pasangan membeli kondom bersama-sama. Atau tanyakan pada pasangan, apa merek dan jenis yang dia suka. Obrolan seksi ini saja sudah bisa memicu percintaan yang panas. Jangan malu untuk membicarakannya, kan, buat kenyamanan berdua juga.
Tidak ada salahnya mencoba banyak jenis kondom sampai Anda berdua menemui ukuran yang pas. Foreplay sudah dimulai dari sini, nih. Hmm… (f)
Baca juga:
6 Ide Foreplay untuk Seks Memuaskan Nanti Malam
Benarkah Lajang Lebih Bahagia?
6 Teknik Seks dari Kamasutra yang Bisa Bikin Posisi Misionaris Makin Hot!
5 Posisi Seks yang Bisa Anda Coba Saat Hamil
Topic
#seks, #tipbercinta